POJOKBOGOR.id - Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta - Jawa Barat melakukan kunjungan ke lokasi tebing longsor di Jalan Raya Tajur, tepatnya di RT 03 RW 07, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor pada Senin (06/11/2023).

Menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor Theofilo Patrocinio Freitas kunjungan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta - Jawa Barat l ke lokasi tebing longsor di Jalan Raya Tajur untuk berhitung perencanaan, dan pelaksanaan fisiknya nanti disana.

Soal kapan perbaikan tebing longsor dilakukan, dilanjutkan pria yang akrab disapa Theo, mereka mengungkapkan akan dilakukan secepatnya.

Baca Juga: Bima Wisuda 2.040 Peserta Bogor Mengaji

"Ya bulan ini. Karena itu jalan nasional nanti di intervensi nya oleh Balai Besar Jalan Nasional. Mudah-mudahan secepatnya," tandas Theo.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah melakukan kajian resiko kendaraan berat yang melintas di Jalan Raya Tajur, Kota Bogor.

Adapun, kajian ini sendiri dilakukan imbas tebingan setinggi 25 meter yang berada di Jalan Raya Tajur, tepatnya di RT 03/07, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor itu longsor pada Sabtu, (4/11) malam.

Baca Juga: Kang AW makin Pede Raih Kursi DPR RI

"Ya kalau ditutup itu berat sekali ya. Kita sudah sampaikan kalau ditutup total kan tidak mungkin," kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim kepada wartawan, belum lama ini.

Menurut dia, saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah melakukan kajian terkait sebetapa seberapa besar resiko dari bencana longsor tersebut ketika dilintasi kendaraan berat.

"Kalau kemudian mobil tonase berat, (seperti) bis dan sebagainya bagaimana ini? Apa kita arahkan ke jalan tol atau seperti apa ini masih dalam proses penelaahan dan pengkajian singkat," ucapnya.

Baca Juga: Lagi, Pelajar Tewas saat Janjian Tawuran di Ciawi

Wakil Wali Kota Bogor memprediksi kajian resiko kendaraan melintas di Jalan Raya Tajur akan selesai pada Senin, 6 November 2023.

"Mudah-mudahan Senin atau Selasa sudah ada, nanti kita putuskan bagaimana penanganan selanjutnya," ucap Dedie A Rachim.

Meski begitu, diakui Wakil Wali Kota Bogor, Pemkot Bogor melalui DPUPR Kota Bogor telah berkomunikasi dengan Balai Besar Jalan Jawa Barat terkait penanganan tebing longsor tersebut.

Baca Juga: Hasil Otopsi Kerangka Manusia Yang di Temukan di Jasinga Bogor Sudah Keluar, Ini Hasilnya

"Kadis PU (DPUPR) sudah berkomunikasi dengan Balai Besar meminta juga untuk penanganan segera, tapi tentu ada prosedur yang harus ditempuh yang kurang lebih mirip lah kalau misalnya ada suatu bencana di Kota Bogor," imbuh dia.

"Nah ini membutuhkan sedikit waktu karena belum lama kita meminta juga penanganan longsor yang di area Ramayana, minta waktu, jadi intinya sih tentu ini kewenangan sesuai dengan wilayah dan kita sudah meminta tinggal menunggu waktu bagaimana nanti eksekusinya seperti apa," tandas Dedie A Rachim.

Sebelumnya, hujan deras yang mengguyur Kota Bogor pada Sabtu (4/11) sore mengakibatkan bencana longsor di RT 3 RW 7, Kelurahan Muarasari, Kecamatan Bogor Selatan. ***