POJOKBOGOR.id - Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin memastikan pembangunan jembatan penghubung Paledang dengan Pasir Jaya bisa segera terlaksana.

Rencana pembangunan jembatan penghubung Paledang ini sudah lama diimpikan warga sekitar.

Jembatan penghubung Paledang dengan Pasir Jaya tersebut diharapkan bisa menghubungkan dua kecamatan, yakni Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah dengan Kelurahan Pasir Jaya, Kecamatan Bogor Barat.

Namun, rencana yang telah bertahun-tahun digagas itu belum juga terealisasi.

Baca Juga: Persyaratan, Prosedur, dan Biaya Administrasi Membuat SKCK di Polres Bogor Terbaru

Penyebabnya adalah munculnya polemik penolakan dari sebagian warga. Untuk itu, Jenal Mutaqin mendatangi langsung lokasi guna mengumpulkan bahan informasi terkait hal tersebut.

“Setelah kita identifikasi dan telusuri, kegagalan pembangunan jembatan kemarin itu disebabkan banyak faktor. Pertama, secara teknis, pada gambar lama masih terdapat struktur tiang di tengah sungai,” kata Jenal Mutaqin.

Karena hal tersebut, Kementerian PU dan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung–Cisadane (BBWSCC) tidak memberikan izin. Oleh karena itu, tahun ini diupayakan dilakukan review Detail Engineering Design (DED).

Baca Juga: Seorang Perempuan Tertabrak Kereta Commuter Line, Identitasnya Tidak Diketahui

“Dan Insyaallah tahun depan jembatan yang sesuai dengan permohonan masyarakat akan kita bangun,” ungkap Jenal Mutaqin.

Penolakan pembangunan jembatan penghubung Paledang ini dari sejumlah warga menjadi permasalahan kedua.

Namun, Jenal Mutaqin menegaskan permasalahan itu akan segera dipecahkan melalui mediasi.

“Saya meminta Pak Camat Bogor Tengah dan Bogor Barat untuk memfasilitasi pertemuan antarwarga di dua kecamatan. Kita akan berdiskusi dan membuat komitmen bahwa jembatan ini adalah fasilitas umum untuk masyarakat. Tidak boleh ditolak, harus didukung,” urai Jenal Mutaqin.

Baca Juga: Syarat Terbaru Perpanjang SIM di Kota Bogor Tahun 2025, Ternyata Ada Perubahan

Masih menurutnya, pembangunan jembatan penghubung Paledang ini merupakan salah satu ikhtiar Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk memudahkan akses masyarakat dalam beraktivitas.