BOGOR.POJOKSATU.id - Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sektor kuliner di Jawa Barat tercatat paling banyak tumbuh di wilayah tujuan wisata.

Jumlahnya mencapai ratusan ribu unit di tiap daerah, menandakan besarnya potensi ekonomi dari sektor makanan dan minuman.

Dua daerah yang menonjol adalah Bogor dan Bandung. Bogor tercatat memiliki sekitar 204 ribu UMKM kuliner, sementara Bandung menyusul dengan sekitar 192 ribu unit usaha.

Angka tersebut mencerminkan kuatnya pasar konsumsi masyarakat di kawasan wisata sekaligus tingginya perputaran ekonomi harian. Besarnya jumlah UMKM kuliner ini tidak terlepas dari beberapa faktor utama.

Tingginya mobilitas masyarakat, kuatnya sektor pariwisata, serta berkembangnya industri pendukung membuat kuliner menjadi pilihan usaha yang paling mudah tumbuh dan cepat diterima pasar.

Secara keseluruhan, sektor kuliner di Jawa Barat mencakup sekitar 2,52 juta unit usaha.

Jumlah tersebut menjadikan kuliner sebagai penyumbang terbesar dalam struktur UMKM, sekaligus ruang strategis bagi pengembangan ekonomi lokal dan penciptaan lapangan kerja.

Tak heran jika daerah seperti Bogor dikenal sebagai “surga jajan”. Ragam pilihan makanan, dari kaki lima hingga kafe modern, membuat aktivitas kuliner menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat.

Bagi sebagian warga, gaji bulanan kerap “habis” untuk mencicipi berbagai sajian baru yang terus bermunculan.

Fenomena ini menunjukkan bahwa sektor kuliner bukan sekadar soal makan, tetapi telah menjadi penggerak ekonomi sekaligus budaya konsumsi.

Dengan pengelolaan yang tepat, UMKM kuliner berpotensi terus tumbuh dan menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Nah, kalau kamu sendiri gimana? Termasuk tim “gaji buat jajan” atau justru tim hemat? ***