POJOKBOGOR.id - Beberapa titik kemacetan di Kota Bogor kerap kali menjadi masalah yang sering terjadi, terutama pada akhir pekan dan hari libur.

Beberapa faktor penyebab titik kemacetan di Kota Bogor meliputi lonjakan wisatawan, kepadatan kendaraan di ruas jalan utama, serta keberadaan angkutan kota (angkot) yang sering ngetem

Berikut adalah beberapa titik kemacetan di Kota Bogor yang perlu Anda waspadai:

Baca Juga: Pemkab Bogor Siapkan Nikah Gratis di Seluruh Wilayah, Ini Jadwalnya

1. Jalan Mayor Oking (Stasiun Bogor)

- Kepadatan tinggi akibat aktivitas angkot ngetem, PKL, dan drop-off penumpang.

2. Pasar Anyar & Jalan Otto Iskandardinata (Otista)

- Aktivitas pasar dan angkot membuat jalur ini macet, terutama pagi dan sore hari.

3. Jalan Raya Tajur

- Kemacetan karena padatnya kendaraan dari arah Sukasari menuju Ciawi atau sebaliknya.

Baca Juga: Sering Macet, Dishub Kota Bogor Akhirnya Buka Pembatas Jalan RE Martdinata

4. Jalan Sholeh Iskandar (Sholis)

- Jalur utama dari arah Parung dan Cibinong; sering macet akibat perlintasan kereta dan pusat perbelanjaan.

5. Simpang Warung Jambu

- Titik pertemuan kendaraan dari arah Tol BORR, Jalan Pajajaran, dan Jalan Ahmad Yani.

6. Jalan Kapten Muslihat & Empang

- Sering padat karena jalur menuju pusat kota dan stasiun, ditambah angkot berhenti sembarangan.

Baca Juga: PTUN Batalkan SK Dewas Perumda PPJ, Wali Kota Bogor: Belum Terima Laporan Resmi

7. Jalan Pajajaran (depan Botani Square & RS PMI)

- Macet pada jam masuk dan pulang kantor serta akhir pekan karena aktivitas mal dan rumah sakit.

8. Simpang Merdeka – Sawojajar – Taman Kencana

- Kawasan pendidikan dan kuliner; volume kendaraan tinggi, terutama sore hingga malam.

Kepala Dishub Kota Bogor, Sujatmiko tak menampik ada beberapa titik kemacetan di Kota Bogor disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya perilaku pengguna jalan.

"Angkot (angkutan kota) tidak salah, yang salah hanya perilaku sopir yang sering ngetem di badan jalan sehingga sering bikin macet," Sujatmiko.

Meski begitu, dia mengatakan, Dishub Kota Bogor terus melakukan pembenahan dalam upaya mewujudkan program "Bogor Lancar", Wali Kota Bogor Dedie Rachim.

Karena itu, Sujatmiko menginstruksikan penempatan petugas Dishub Kota Bogor di titik titik kemacetan di Kota Bogor, termasuk pada hari libur. "Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran lalu lintas dan menghindari kesan kurangnya pengawasan saat akhir pekan," tutup dia.