POJOKSATU.id, BOGOR - Bakal Calon Walikota Bogor Annida Allivia sowan ke kantor Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bogor di Jalan Merdeka pada Selasa, 30 Juli 2024.
Kunjungan silaturrahmi Annida Allivia diterima oleh Ketua PDM Kota Bogor, KH. Mahizar Madsury didampingi Sekretaris PDM, Maulana Abdurrahman Wahid.
Turut hadir dalam pertemuan silaturrahmi itu pimpinan Aisyiyah, pimpinan cabang Muhammadiyah, pimpinan cabang Aisyiyah, dan sejumlah pengurus organisasi otonom (Ortom) Muhammadiyah Kota Bogor.
Baca Juga: Upaya Pemkot Bogor Jaga Integritas Pilkada 2024, ASN Dilarang Berpolitik Praktis
"Sebagai anak muda yang saat ini mendapatkan peluang maju menjadi pemimpin Kota saya harus sowan kepada para tokoh, baik tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, kalangan profesional, dan lainnya," ujar Annida.
Cucu Evie Tamala ini menyebut Muhammadiyah adalah ormas keagamaan yang terdiri dari para cendekiawan dan memiliki jama'ah yang sangat besar.
"Tentu sangat penting untuk didengar nasehat-nasehatnya untuk menjadi acuan saya dalam merumuskan visi misi," kata Annida.
Baca Juga: Anggaran KPU Jawa Barat Habiskan Rp1,1 Triliun, Kabupaten Bogor Paling Boros se-Indonesia
"Insya Allah saya akan terus roadshow menemui para ulama dan pemuka masyarakat dari kalangan NU, Kadin, HIPMI, dan lain-lain," tandasnya.
Ketua PD Muhammadiyah Kota Bogor, Mahizar Madsury mengapresiasi kunjungan silaturrahmi Annida.
Mahizar berpesan kepada Annida agar lebih memperhatikan penyelesaian masalah-masalah utama jika terpilih menjadi wali kota atau pun wakil wali kota Bogor.
Baca Juga: Survei Terbaru Calon Walikota Bogor, Dokter Rayendra Sang Pejuang Kesehatan Kian Bugar
"Prioritas dengan menyelesaikan masalah primer/utama dibandingkan yang populer atau hiasan saja," kata Mahizar.
Sekretaris Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bogor Maulana Abdurrahman Wahid menambahkan kunjungan silaturrahmi Annida ke Muhammadiyah sangat positif.
"Karena bagi anak muda yang ingin bertarung dalam kontestasi Pilkada di Kota Bogor itu harus banyak menyerap aspirasi, terutama kepada orang tua, alim ulama, cendekia, dan ormas-ormas yang ada di Kota Bogor," jelas Maulana.
Hal itu penting agar para bakal calon walikota, seperti Annida memahami betul permasalahan kompleks yang ada di Kota Bogor.
Maulana menambahkan Annida mendapatkan banyak masukan dari pimpinan Muhammadiyah. Ia mengingatkan bahwa membangun Kota Bogor tidak bisa sendirian, harus bersama-sama.
Maulana memuji Annida yang baru berusia 25 tahun, tetapi sudah berani maju di Pilkada Kota Bogor. Bahkan sebelumnya, dia sempat menjadi calon anggota DPR RI dapil Jawa Barat dan meraih 900 ribu suara.
"Itu luar biasa sekali. Itu modal cukup baik untuk bertarung menjadi calon wali kota Bogor. Saya berdoa mudah-mudahan Kota Bogor dipimpin anak muda yang memang memiliki kepekaan yang luar biasa, memiliki sense yang luar biasa terhadap permasalahan di Kota Bogor," ucapnya.
"Mudah-mudahan Annida semakin istiqomah dan turus menyerap aspirasi dari siapa pun. Semoga sukses," pungkas Maulana. ***


.webp)
