POJOKBOGOR.id - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memprediksi akan ada kenaikan penjualan hewan kurban di momen Hari Raya Idul Adha tahun 2024 ini, termasuk di Kota Bogor.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat, Mohamad Arifin Soedjayana menyebut, kenaikan penjualan hewan kurban mencapai angka 15 persen dibanding tahun 2023 lalu.

Arifin menjelaskan hal itu terjadi lantaran permintaan hewan kurban yang terus terjadi di Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga: Dinas PUPR Kota Bogor Gunting Kabel Internet Milik Provider, Vendor Ducting Disebut Tidak Bertanggungjawab

"Pada tahun ini diperkirakan akan ada kenaikan sebesar 15 persen untuk semua hewan kurban yang akan dipotong. Mudah-mudahan terealisasi karena hasil monitoring kami ke lapangan permintaan hewan kurban masih terus terlaksana," ujarnya di Balai Kota Bogor, Senin 3 Juni 2024.

Meningkatnya permintaan hewan kurban ini seiring dengan pulihnya tren kesehatan hewan kurban di tahun ini.

Arifin mengatakan selama dua tahun terakhir Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) maupun Lumpy Skin Disease (LSD) sudah jauh terkendali dan ditangani dengan vaksin.

Baca Juga: Segini Besaran Gaji ke 13 ASN Kota Bogor Sesuai Golongannya, Katanya Cair Bulan Ini

"Jadi kondisinya sudah ter-imun, mungkin seperti covid. Artinya bisa saja ada yang memiliki penyakit itu tetapi diobati dan sembuh, tidak perlu karantina dan lain-lain," terang dia.

Bahkan untuk menjamin hal tersebut Arifin menyebut masyarakat boleh mengembalikan hewan kurban yang telah dibelinya terbukti dalam kondisi sakit.

Sebab menurut dia hewan kurban yang sakit tidak sah jika disembelih dan jaminan kesehatan hewan menjasi hak konsumen.

Baca Juga: Lagi Apes, Seorang Copet Tertangkap Basah dalam Acara HJB ke 542, Pas Digeledah Ditemukan 3 HP

Dirinya menerangkan di tahun 2023 lalu ada sebanyak 316.265 ekor hewan kurban di Provinsi Jawa Barat. Jumlah tersebut terdiri dari 97.237 ekor sapi, 803 ekor kerbau, 172.440 ekor domba, dan 45.785 ekor kambing.