POJOKBOGOR.id - Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim mengatakan bahwa Jalan Raya Batu Tulis bisa dilewati dua arah pada tanggal 10 Desember 2023.
"Insya Allah tanggal 10 Desember (2023) kita akan uji coba kan kembali, dan mudah-mudahan sudah aman ke depan," kata Dedie A Rachim kepada wartawan.
Menurut Dedie A Rachim, saat ini pihak kontraktor sedang menganalisis lebih lanjut terkait penyebab terjadinya longsor tersebut.
Baca Juga: Terima Kunjungan Kerja dari Swiss Anggota DPRD Bahas Masalah Ketenagakerjaan
Meski, ia tak memungkiri jika kejadian longsor di Jalan Raya Batutulis ini terjadi saat Kota Bogor dilanda hujan deras dengan intensitas yang sangat tinggi. Di tambah, kondisi situasi tanah yang sangat labil dan terjal.
"Jadi kalau kita lihat ini tidak ada hal yang istimewa, hujannya memang hujan deras dengan intensitas yang sangat tinggi, kondisi situasi tanahnya juga sangat labil dan terjal," ucap Dedie A Rachim.
"Kejadian ini terjadi justru saat belum operasi artinya sudah terdeteksi, coba kalau sudah operasi mungkin ada korban, makanya kita minta kepada pihak yang bertanggungjawab dalam hal ini balai besar untuk menganalisis lebih lanjut sebelum nanti diperbaiki dan direhabilitasi," sambung dia.
Pada kesempatan ini, Dedie A Rachim juga meminta masyarakat untuk tidak perlu khawatir, karena BTP akan bertanggungjawab bersama-sama dengan pihak kontraktor untuk melaksanakan langkah-langkah rehabilitasi, termasuk perbaikan dan pembangunan kembali.
"Saya pikir itu, jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Ini perlu untuk disampaikan kepada masyarakat, supaya masyarakat tau dan paham, kita bersama-sama melaksanakan langkah-langkah teknis perbaikan," ungkap Dedie A Rachim.
"Jadi jangan pak kapan selesainya, tunggu dulu, kita pastikan ke lokasi alat beratnya ada, pekerjanya ada, kemudian PPK-nya ada, kontraktor ada semua, gambar dan lain sebagainya sedang disiapkan," imbuh dia.
Baca Juga: Fokus Akselerasi Bisnis FMC, XL Axiata Pertahankan Momentum Pertumbuhan Kinerja
"Dan saya pikir ini kalau dilihat dari sini juga cukup ini memang tidak mudah, dan memang harus diperkuat supaya tidak terjadi lagi longsor ke depan," lanjut Wakil Wali Kota Bogor itu.
Soal penerapan rekayasa lalulintas, disebutkan Dedie A Rachim bahwa hal itu sudah diberlakukan sejak Selasa, 21 November 2023. Di mana, 12 jam digunakan untuk kendaraan dari arah bawah ke atas, dan 12 jam lagi dari arah sebaliknya.
"Nah ini juga yang kemudian perlu saya hadir kesini, memastikan pertanyaan masyarakat itu, pak dikerjain gak, dan saya pastikan kesini bahwa ini dikerjakan," beber dia.
Baca Juga: Pemkab Bogor Serius Tangani Kasus KDRT Qory Ulfiyah
"Kemudian kedua perlu juga kepastian jangka waktu pengerjaan, nah kalau tadi disampaikan sekilas tgl 10 Desember sudah bisa dioperasionalisasikan," sambung Dedie A Rachim.
Pun dengan pipa Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor yang sempat mengalami kerusakan, ditambahkan Dedie A Rachim saat ini sudah selesai diperbaiki. Masyarakat yang terdampak sekarang sudah bisa menikmati kembali pelayanan dari Perumda Tirta Pakuan.
"Tinggal ke depan harus ada mitigasi, karena ini jalur kemarin hampir 4 kelurahan terdampak, nah jadi tidak bisa ke depan kalau tidak lebih hati-hati tentu akan terjadi lagi," kata dia.
Baca Juga: Lakukan KDRT, Suami dr Qory Diduga Seorang Bipolar
"Nah ini kita pastikan teman-teman balai besar untuk lebih intens lagi untuk proses penyelesaian," ujar Dedie A Rachim.
Sebelumnya, hujan deras yang melanda Kota Bogor menyebabkan tebingan yang ada di Jalan Raya Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan longsor pada Kamis, 16 November 2023.
Imbasnya, arus lalulintas di Jalan Raya Batutulis hanya bisa digunakan satu lajur oleh kendaraan.
Kejadian longsor ini terjadi sekitar pukul 17:00 WIB. Di mana, saat kejadian kondisi tengah dilanda hujan deras.
Baca Juga: Kabupaten Bogor masih Seksi bagi Investor
Sementara, lokasi tebingan yang mengalami longsor ini terjadi di lokasi longsoran yang sama pada Maret 2023 lalu. Namun, kali ini longsoran terjadi cukup parah, hingga membuat arus lalulintas hanya bisa digunakan satu lajur.
Adapun, imbas kejadian tebing longsor ini, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor bersama Satlantas Polresta Bogor Kota memberlakukan rekayasa lalulintas di Jalan Raya Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan pada Selasa, 21 November 2023. ***


.webp)
