POJOKSATU.id, BOGOR - The Royal Yeomanry (Inns of Court and City Yeomanry) yang merupakan band militer Inggris yang akan tampil di Kebun Raya Bogor besok, Selasa (6/6/2023), bersama dengan siswa sekolah dasar setempat, SDN Polisi 1 Bogor.

"Perpaduan penampilan dari UK’s Royal Military Band dan siswa lokal menunjukkan kuatnya hubungan budaya antara Inggris dan Indonesia, termasuk di kalangan anak muda kita," urai Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste Matt Downing melalui rilis yang diterima Pojoksatu, Senin (5/6/2023).

Acara di Kebun Raya Bogor ini akan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim dan Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste Matthew Downing.

BACA JUGA : Sederet Artis Dunia yang Menolak Tampil di Konser Perayaan Penobatan Raja Charles III

Kunjungan Royal Yeomanry Band ke Kebun Raya Bogor ini merupakan bagian dari perayaan Pesta Ulang Tahun Raja (KBP), yakni hari ulang tahun resmi Raja Charles III yang diperingati oleh Kedutaan Besar dan Komisariat Tinggi di seluruh dunia pada bulan Juni.

Acara ini menyusul Penobatan Raja Charles III yang telah berlangsung pada 6 Mei 2023 yang disaksikan oleh seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Adapun band ini terdiri dari dua pemain Terompet, satu pemain Alto Saxophone, satu pemain Trombone, satu pemain Tuba dan satu pemain drum/perkusi.

BACA JUGA : Deretan Kehebohan Usai Raja Charles III Dinobatkan, Pulpen Bocor hingga Pecat 100 Staf

Band ini dibentuk pada tahun 1961 setelah penggabungan Inns of Court Regiment (Resimen Pengacara) dengan The City of London Yeomanry yang akhirnya membentuk Inns of Court & City Yeomanry.

Band ini berbasis di Holderness House di Kota London. Band ini hadir di Indonesia atas izin dari Letnan Kolonel Charles Field, Komandan, The Royal Yeomanry.

Kebun Raya Bogor memiliki hubungan yang kuat dengan Inggris, diawali dengan Stamford Raffles yang menjabat sebagai Letnan Gubernur di Jawa, bertempat tinggal di Istana pada tahun 1811 dan memiliki taman dengan lanskap gaya Inggris, yang kemudian menjadi inspirasi bagi Kebun Raya.

BACA JUGA : Pangeran Charles Positif Corona, Aktivitas dalam Sebulan Ditelusuri, Ternyata Tertular dari Orang Ini

Matt Downing mengatakan, acara ini benar-benar momen yang menyenangkan seiring dengan peringatan Hari Ulang Tahun Raja Charles III.

Dia menyebutkan, penobatan Raja Charles III dan Permaisuri pada bulan Mei adalah acara budaya yang signifikan bagi Inggris Raya, dan disaksikan oleh seluruh dunia.

"Raja Charles telah meminta kami untuk mempromosikan empat hal yang menjadi kepedulian beliau yaitu: komunitas, keberagaman, kaum muda, dan keberlanjutan. Saya berharap hari ini kita bisa merayakan empat hal tersebut yang sangat dekat di hati Raja," tutur dia.

"Keberagaman dan keberlanjutan adalah inti dari kinerja pembangunan dan diplomasi kami di Indonesia."

Dia menjelaskan, keterkaitan sejarah Inggirs dengan Kebun Raya Bogor dimulai pada abad ke-18 pada masa kepemimpinan Stamford Raffles.

Selain itu, Kebun Raya Bogor juga merupakan rumah bagi bunga raksasa, “Rafflesia (Rafflesia Arnoldii), salah satu tanaman paling langka di Indonesia.

"Saya berharap kunjungan ini akan memperdalam persahabatan kita yang luar biasa untuk kita terus mendorong kreativitas dan inovasi guna masa depan yang lebih baik,” tutup dia.

Wakil Walikota Bogor, Dedie A. Rachim mengaku, Kota Bogor merasa terhormat menjadi bagian dari perayaan ini untuk memperingati Ulang Tahun Raja Charles III, dan menyelenggarakannya di Kebun Raya Bogor.

Dia juga mengamini Kebun Raya Bogor memiliki hubungan sejarah khusus dengan Inggris sejak abad ke-18, dan belakangan ini juga menjadi bagian dari kerja sama Inggris-Indonesia untuk melestarikan keanekaragaman hayati Indonesia - seperti kolaborasi antara Kebun Raya Bogor, Kew Gardens dan Departemen Riset Indonesia (LIPI).

"Kami berharap penampilan Royal Military Band di Kebun Raya, bersama dengan anak-anak sekolah kami, akan menjadi momen tak terlupakan dalam sejarah Inggris-Bogor," harap dia.

"Kami berterima kasih kepada Pemerintah Inggris atas dukungan dan upaya yang terus menerus untuk Kebun Raya Bogor, dan kami mengirimkan doa-doa tulus kami untuk Inggris dan Raja Charles III,” ungkap Dedie.