BOGOR.POJOKSATU.id - Bukan hanya matel, warga Gunung Sindur Kabupaten Bogor, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan setelah munculnya aksi kejahatan dengan modus baru yang menyasar pengendara mobil.
Peristiwa ini menimpa seorang warga yang nyaris menjadi korban begal sesaat setelah mengambil uang dari Bank Mandiri Prumpung.
Insiden terjadi ketika korban meninggalkan area bank sambil membawa tas berisi uang.
Tanpa disadari, dua pengendara motor dengan nomor polisi B 6862 ZIE dan B 6065 ZMZ diduga mengikuti mobil tersebut sejak awal.
Mereka kemudian berusaha memepet kendaraan dan mencoba menusuk bagian ban belakang untuk membuat mobil berhenti di tempat sepi.
Korban yang merasa ada situasi mencurigakan segera melakukan manuver mengelabui pelaku.
Ia menyalakan lampu sein kiri seolah-olah hendak menepi, namun justru tetap melaju lurus guna menghindari konfrontasi.
Tak lama berselang, indikator tekanan ban pada mobil menyala, menandakan ban memang telah berhasil dibocorkan.
Meski ban mulai kempes, pengendara tetap memaksakan perjalanan hingga berhasil sampai di rumah dalam keadaan selamat.
Aksi cepat korban diyakini menjadi penyelamat karena pelaku biasanya memanfaatkan kondisi ban yang pecah atau kempes untuk memaksa kendaraan berhenti dan melakukan aksi pembegalan.
Kasus ini menambah daftar panjang tindak kejahatan jalanan di wilayah Gunung Sindur.
Warga diminta waspada, terutama saat membawa uang dari bank atau melintasi jalur yang rawan.
Aparat keamanan juga diharapkan meningkatkan patroli serta menindak tegas para pelaku yang meresahkan masyarakat.
Modus tusuk ban ini menjadi pengingat bahwa begal kini semakin nekat dengan pola-pola baru yang bertujuan melumpuhkan korban secara cepat dan tanpa disadari. ***



