POJOKBOGOR.id - Masyarakat hingga Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Tangerang ramai-ramai mengawal warga yang menegur petugas Dishub Kabupaten Bogor lalu dipolisikan oleh Kepala Dishub Kabupaten Bogor Bayu Rahmanto.
Pasalnya, warga Kabupaten Tangerang ramai-ramai menegur anggota Dishub Kabupaten Bogor yang sedang beristirahat di tengah banyaknya truk tambang yang masuk di luar jam operasional tanpa pengawasan.
Salah satu penegur, Luky Lukmansyah menyampaikan pasca kabar pelaporan kepolisian itu ramai, banyak organisasi kemasyarakatan yang siap mengawal proses hukum yang dilayangkan Kepala Dishub Kabupaten Bogor, Bayu.
“Adapun yang mau laporin saya, ya silahkah saya mah siap, kalau memang saya salah ya tindak, tapi teman-teman dari aliansi terus katar camat legok beserta masyarakat Parungpanjang itu, rumah saya kita siap mengawal,” kata dia, Rabu 17 September 2025.
Tak hanya itu, mereka juga akan terus mengawal proses penegakan aturan jam operasional dari Pemkab Bogor maupun Pemkab Tangerang, meski dibalas pelaporan polisi oleh Dishub Kabupaten Bogor.
“Supaya tetep ditegakan aturan, apa langkah saya ini benar, cuman berbeda pendapat sama kadishub, kadishub mau melaporkan. Alhamdulillah banyak masyarakat yang mendukung saya, jadi saya tepat berada di jalan ini,” jelas dia.
Ia mengaku, dukungan demi dukungan sampai kepadanya setelah aksi peneguran itu viral di media sosial.
Baca Juga: Tiga Lurah di Kota Bogor Masuk Kandidat Anugerah Gapura Sri Baduga Pemerintah Provinsi Jawa Barat
Dukungan itu semakin banyak setelah Kepala Dishub Kabupaten Bogor Bayu Rahmanto mewacanakan untuk melaporkan ke pihak kepolisian.
“Jadi apapun resikonya saya siap. Jadi banyak sekali dari ormas dan lembaga yang support memberikan dukungan via langsung atau WhatsApp. kita liat di medsos, di medsos semuanya rata-rata mendukung, 90 persen mendukung,” tutup dia soal pelaporan Kepala Dishub Kabupaten Bogor ke polisi.



