POJOKBOGOR.id - DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar doa bersama untuk mendoakan umat muslim di Palestina. Doa bersama dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto usai Rapat Paripurna, di Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Cibinong, Senin 30 Oktober 2023.
Dalam momen itu, Rudy Sumanto mengajak anggota DPRD dan ASN Pemkab Bogor untuk mendoakan rakyat Palestina yang saat ini tengah berjuang untuk kemerdekaan Palestina.
Ia berharap warga Palestina yang kini tengah digempur habis-habisan oleh Israel agar tetap diberikan kekuatan, keselamatan, serta kesehatan.
Baca Juga: Omzet Pedagang Pasar Jambu Dua Menurun Hingga 50 Persen, Ini Sebabnya
"Tentunya kita sebagai negara yang berdaulat, kita menghormati, kita memberikan dukungan bagi saudara-saudara kita, bagi rekan-rekan kita yang hari ini sedang mengalami perang di Palestina," papar Rudy.
Rudy Sumanto juga berharap agar warga Palestina dapat dengan sesegera mungkin terbebas dari penderitaan yang selama ini dialami.
"Kita berikan doa yang terbaik untuk saudara-saudara kita, untuk saudara-saudara seperjuangan kita, khususnya rakyat Palestina," tutup dia.
Baca Juga: Gara-Gara Senpi, Anggota DPRD Diperiksa Polisi
Seperti diketahui, Perang milisi di Palestina dengan tentara Israel di Jalur Gaza menggelisahkan masyarakat dunia.
Berdasarkan sejumlah sumber, jumlah korban meninggal dunia akibat serangan udara Israel di Palestina kini mencapai angka 8.000 orang. Serangan terbaru dilaporkan menyasar dekat RS Shifa dan Al-Quds di Kota Gaza.
Dari ribuan korban meninggal di Palestina, sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak, menurut laporan Kementerian Kesehatan di Gaza. Tak hanya itu, 110 orang kehilangan nyawa di Tepi Barat.
Baca Juga: KPPD di Lemhanas, Bima Arya : Ikhtiar Menuju Indonesia Emas 2045
Pada Jum'at pekan kemarin, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akhirnya mengeluarkan resolusi terkait perang Israel dan milisi di Palestina usai Dewan Keamanan gagal merilis langkah serupa. Resolusi PBB itu kemudian disambut hangat Hamas dan otoritas Palestina, namun ditolak Israel.
Pemungutan suara resolusi bertajuk "perlindungan warga sipil dan menjunjung tinggi kewajiban hukum dan kemanusiaan" berlangsung pada Jumat 27 Oktobe 2023. Hasilnya, 120 negara mendukung, 45 abstain, dan 14 negara menolak.
Resolusi tersebut juga mendesak semua pihak memberikan perlindungan ke staf bantuan kemanusiaan, orang yang tak bisa berperang, serta fasilitas dan aset kemanusiaan.
Baca Juga: Sekelompok Pelajar Bikin Rusuh di Jalur Puncak Bogor
Selain itu, resolusi itu meminta semua pihak memungkinkan dan memfasilitasi akses kemanusiaan terhadap pasokan dan layanan penting untuk menjangkau semua warga sipil yang membutuhkan di Jalur Gaza. ***



