POJOKBOGOR.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan aktivitas pertambangan batu, pasir dan sejenisnya atau galian C di Kabupaten Bogor masih ditutup oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Hal itu terungkap usai Rudy bertemu dengan Gubernur Dedi Mulyadi pada Selasa, 20 Januari 2026.
Rudy menyebut jika Pemerintah Provinsi Jawa Barat masih melakukan kajian akademis serta kajian lingkungan, sebelum kembali membuka aktivitas pertambangan di Kabupaten Bogor.
Baca Juga: Jelang Ramadan, Bupati Rudy Susmanto Distribusikan Rp4 Miliar untuk Rehabilitasi 40 Masjid Besar
Ia mengungkapkan, selain aspek lingkungan, Pemprov Jabar juga melihat dari aspek infrastruktur jalan. Mengingat kendaraan pengangkut tambang memiliki tonase besar.
"Sampai hari ini ditutup sesuai kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Yang dikedepakan oleh Gubernur yaitu kompensasi untuk masyarakat terdampak penutupan tambang," kata Rudy usai kegiatan Jumat Keliling di Kecamatan Cibinong, Jumat 23 Januari 2026.
Setelah pertemuan dengan Dedi Mulyadi, dana kompensasi sudah mulai dicairkan sejak Kamis, 22 Januari 2026.
Baca Juga: Tiket Kereta Mudik Lebaran 2026 Sudah Mulai Dijual 25 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya
"Kompenasasi dari kemarin sudah berjalan sampai saat ini pun masih berjalan, ranah dan kewenangan dari Pemprov Jabar, kita hanya membantu memfasilitasi masyarakat yang masuk dalam kategori terdampak," jelas Rudy. ***



