BOGOR.POJOKSATU.id - Warga Desa Sukagalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor kini tengah menghadapi masalah serius, yakni kekeringan yang sangat ekstrem.
Akibatnya kondisi memprihatinkan tersebut membuat lapisan tanah di wilayah Desa Sukagalih, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor tersebut benar-benar mengalami kekeringan.
Yang luar biasanya, kekeringan tersebut bisa mencapai 200 meter kedalam, dimana masyarakat belum juga menemukan sumber air.
Fenomena ini menandakan jika kekeringan bukan hanya terjadi di bagian permukaan saja, tapi didalam tanah pun sudah tidak ada sumber air yang tersedia.
“Kami sudah coba bor sampai 200 meter, tetap kering. Air sama sekali tidak keluar,” keluh salah satu warga setempat.
Kondisi kekeringan ini berdampak langsung pada aktivitas harian warga, seperti mencuci, mandi, hingga memasak, yang kini menjadi sangat sulit dilakukan.
Banyak di antara mereka terpaksa membeli air bersih atau menempuh jarak cukup jauh ke desa lain demi memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
Masyarakat mendesak agar pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi krisis air tersebut.
Penanganan darurat seperti distribusi air bersih sangat dibutuhkan, di samping solusi jangka panjang berupa pembangunan embung dan sistem penyediaan air yang lebih tahan terhadap dampak kemarau panjang.
Harapan besar disampaikan warga agar penanganan dilakukan secepat mungkin, mengingat kekeringan ini dapat menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan, ketahanan pangan, serta kehidupan sosial jika tidak segera diatasi. ***



