POJOKBOGOR.id - Pemerintah Kabupaten Bogor terus berbenah untuk meningkatkan pelayanan kesehatan sesuai standar Badan Kesehatan Dunia (WHO). Sejauh ini, dari sisi ketersediaan tempat tidur rumah sakit yang ada di Kabupaten Bogor masih di bawah standar.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Burhanudin mengungkapkan, Kabupaten Bogor hanya memiliki sekitar 4.120 unit tempat tidur dari seluruh rumah sakit, baik milik daerah/pemerintah dan swasta.

"Jumlah tersebut memang belum seimbang dengan rasio jumlah penduduk kita. Masih kurang sekitar 1.250an temlat tidur agar sesuai dengan standar WHO," jelas Burhanudin, Jumat (1/3).

Baca Juga: Telkomsel Raih Best Mobile Network dari Ookla Speedtest Award dengan Jaringan Broadband Tercepat dan Terluas di Indonesia

Menurut Burhan, rasio ideal sesuai standar WHO yakni 1/1.000 penduduk. Artinya, satu tempat tidur rumah sakit digunakan oleh 1.000 orang.

Saat ini Kabupaten Bogor memiliki 29 rumah sakit, baik swasta maupun milik pemerintah. Selain itu, terdapat 107 puskesmas, 121 pustu dan 202 poliklinik plus satu cikal bakal RSUD Parung yang baru beroperasi sebagai klinik rawat jalan. Jika dijumlahkan, total ketersediaan tempat tidur lebih dari 4.120 unit.

"Namun untuk memenuhi standar WHO, kita masih kekurangan 1.257 tempat tidur. Karena jumlah penduduk kita sekitar 5,4 juta jiwa, sementara rasio yang ditetapkan WHO untuk ketersediaan tempat tidur itu 1/1000 penduduk," kata Burhan.

Baca Juga: Ribuan Warga di Kota Bogor Kena TBC, Kebanyakan Anak Anak

Sehingga, untuk mencapai jumlah ideal, Kabupaten Bogor setidaknya harus memiliki sekitar 5.400 unit tempat tidur di rumah sakit.

Burhan menegaskan akan memberi kemudahan kepada investor yang ingin mendirikan rumah sakit, maupun fasilitas kesehatan di Kabupaten Bogor.

"Ya kita akan bantu lah perizinannya. Saat ini, kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan terus meningkat, jadi pemerintah juga harus bersinergi dan kolaborasi dengan pihak swasta untuk memberi layanan kesehatan merata dan berkualitas," kata dia.

Baca Juga: Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto Minta Pemkot Bogor Agar Lebih Inovatif Dalam Penyusunan Program

Ia berharap, dengan semakin mudahnya masyarakat menjangkau layanan kesehatan, juga dapat mewujudkan karsa Bogor Sehat sebagai salah satu visi dan misi Pemerintah Kabupaten Bogor. ***