POJOKBOGOR.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto mengambil nama para tokoh bangsa dan tokoh Kabupaten Bogor, sebagai nama di beberapa ruas jalan.

Seperti nama Bupati Bogor pertama, Raden Ipik Gandamana yang kini menjadi nama jalan di lingkar Stadion Pakansari. Kemudian Jalan Jenderal Sudirman dari Kandang Roda menuju Stadion Pakansari dan Jalan Soekarno-Hatta sebagai pengganti nama jalan alternatif sentul.

Di luar kawasan Cibinong, nama Jenderal Hoegeng kini menjadi nama jalan dari Ciawi menuju Simpang Gadog.

Baca Juga: Eva Rudy Susmanto Sebut Hari Kartin Momentum Kebangkitan Kaum Perempuan

Bupati Bogor Rudy Susmanto menekankan pentingnya menghormati jasa para pahlawan bangs, dengan cara mengabadikan nama-nama mereka dalam ruang publik, termasuk penamaan jalan.

“Kita sebagai masyarakat Indonesia harus menghormati jasa para pejuang yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan. Hari ini kita tinggal mengenang dan menghormati perjuangan mereka, salah satunya dengan memberikan nama jalan atas nama para tokoh nasional dan daerah,” ujarnya.

Selain itu, ia juga akan meresmikan penamaan fasilitas olahraga, salah satunya adalah Lapangan Tenis Indoor yang akan diberi nama Lapangan Tenis Kapten Muslihat, sebagai bentuk penghormatan terhadap tokoh pejuang lokal.

Baca Juga: Hari Kartini, Bupati Rudy Susmanto Luncurkan Bogor Ngamumule Indung

Rudy Susmanto menambahkan bahwa proses penamaan ini dilakukan secara bertahap agar tidak mengganggu pelayanan administratif masyarakat.

“Walaupun nama jalan sudah kita resmikan hari ini, perubahan administratif tidak serta merta langsung diberlakukan 100 persen. Kita berikan waktu transisi agar masyarakat bisa menyesuaikan,” jelasnya.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor, Agus Ridhalah, menjelaskan bahwa proses penamaan jalan ini telah dibahas dan disusun bersama oleh Badan Pertimbangan Penamaan Jalan.

Baca Juga: Bupati Rudy Susmanto Ternyata Miliki Trah Keraton Sumedang Larang

Launching perdana dimulai dari kawasan Stadion Pakansari dengan pemberian nama Jalan Raden Ipik Gandamana, sebagai bentuk penghormatan kepada salah satu bupati pertama Kabupaten Bogor.

Katanya, ke depan, proses penamaan jalan akan terus dilakukan secara menyeluruh di seluruh wilayah Kabupaten Bogor, dengan mempertimbangkan nilai sejarah, kearifan lokal, dan kontribusi tokoh-tokoh nasional maupun daerah.

"Tentunya, kami akan terus berkomitmen untuk menghadirkan ruang publik yang tidak hanya fungsional, tetapi juga memiliki nilai edukasi dan penghargaan terhadap sejarah bangsa," imbuhnya. ***