POJOKBOGOR.id - Sebanyak 17 sekolah di Kabupaten Bogor mengalami kerusakan akibat bencana alam dan alasan lainya antara Januari–September 2025.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menyebut bencana alam telah menyebabkan belasan sekolah di Kabupaten Bogor rusak.

Sekolah di abupaten Bogor yang terdampak mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP, dan SMA sederajat.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani mengatakan, ke 17 sekolah yang terjadi pada Januari-September 2025.

Baca Juga: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Kritik Buruknya Konstruksi SMKN 1 Cileungsi

Dari data yang dihimpun oleh PojokBogor, daftar sekolah di Kabupaten Bogor yang rusak pada tahun ini diantaranya:

1. SMK Garuda Satya - Ciseeng

Rusak akibat angin kencang hingga menyebabkan plafon dan pagar ambruk.

2. PAUD Al Hidayah - Caringin

Bangunan alami kerusakan akibat angin kencang.

3. PAUD RA Darul Rahim - Megamendung

Alami kerusakan akibat banjir.

4. SDN Cipayung Girang 2 - Megamendung

Alami kerusakan akibat banjir.

5. SDN Cipayung Girang 3 - Megamendung

Alami kerusakan akibat banjir.

Baca Juga: Tinjau Bina Daerah, Ketua PKK Kabupaten Bogor Pastikan Hak Dasar Masyarakat Terpenuhi

6. PAUD Nurul Amsya - Citeureup

Kena dampak bencana alam.

7. SDN 2 Tajur - Citeureup

Terkena imbas longsor tembok penahan tanah (TPT)

8. SDN 5 Cibinong - Cibinong

Rusak akibat angin kencang.

9. SDN Sinarjaya 1- Sukamakmur

Plafon yang terbuat dari GRC ambruk seketika.

10. MI Al-Islamiyah - Citeureup

Atap kelas dan kamar mandi ambruk

11. SDN Cipayung 01 - Cibinong

Tembok pagar sekolah ambruk

12. SDN 6 Gunungputri - Gunungputri

Longsor pada tembok penahan tanah, hingga kondisinya terancam.

Baca Juga: Ambruknya Atap SMKN 1 Cileungsi, 36 Orang Terluka: Bangunan Pernah Dicek, KBM Dialihkan Daring

13. SDN 2 Petaunan - Sukaraja

Dua ruang kelas ambruk

14. PAUD Nur Mutaqin - Bojonggede

Bangunan alami kerusakan akibat angin kencang

15. SMP Amanah Bangsa - Cigudek

Atap bangunan rusak akibat angin kencang

16. SDN Nangela - Nanggung

Awak ruang kelar roboh akibat hujan dan angin kencang

17. SMKN 1 Cileungsi - Cileungsi

Atap sekolah lantai 2 ambruk saat proses belajar mengajar

BPBD Kabupaten Bogor mencatat, sekolah yang pertama dilaporkan rusak adalah SMK Garuda Satya pada Februari 2025. Plafon dan pagar sekolah ambruk akibat diterjang angin kencang.

Dia mengungkap telah melaporkan ke masing-masing leading sektor agar sekolah di Kabupaten Bogor yang terdampak bencana alam, baik angin kencang, banjir dan longsor tersebut segera ditangani.

“BPBD tak pernah berhenti menyampaikan imbauan kepada masyarakat maupum warga sekolah di Kabupaten Bogor untuk tetap waspada karena cuaca di Kabupaten Bogor dapat berubah-ubah,” katanya.