BOGOR, POJOKSATU.ID - Sebagian besar siswa SMPN 2 Cisarua diperbolehkan pulang ke rumah, usai mendapat perawatan di RSPG Cisarua, akibat mengalami keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG), Rabu 21 Oktober 2026.

"Sebagian besar siswa sudah kembali ke rumah masing-masing. Hingga pukul 19.16 WIB ada 7 siswa yang masih memerlukan observasi," jelas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor, Haidir.

Ia juga mengungkapkan bahwa Badan Gizi Nasional (BGN) telahemberi keputusan tegas dengan mengeluarkan surat pemberhentian sementara dengan kategori sanksi berat kepada SPPG Bogor Leuwimalang 01.

'Sudah keluar SK-nya. SPPG-nya akan disuspensi untuk 20 hari ke depan sambil dievaluasi dan menunggu hasil dari Labkesda. Mulai hari ini sampai 20 hari ke depan, dapurnya tidak akan beroperasi,” ujar Haidir.

Diketahui, 103 siswa SMP Negeri 2 Cisarua yang diduga mengalami keracunan makanan dalam sajian Makan Bergizi Gratis (MBG),

“Kami memastikan bahwa siswa-siswi mendapatkan penanganan medis yang terbaik, yang tercepat, dan tentunya semua biaya pengobatan ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Bogor,” ujar Bupati Bogor Rudy Susmanto. ***