POJOKBOGOR.id - DPRD Kabupaten Bogor, mengesahkan anggaran kenaikan insentif bagi 8.400 guru agama Islam atau guru ngaji menjadi Rp1 juta per tahun dari sebelumnya Rp700 ribu per tahun.

Kenaikan insentif ini merupakan usulan Pemkab Bogor yang diinisiasi Bupati Bogor Rudy Susmanto, sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada guru ngaji yang berperan meningkatkan kesalihan sosial Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan, insentif guru ngaji itu, termasuk belanja prioritas yang harus dilaksanakan pada sisa tahun anggaran 2026.

Baca Juga: Rudy Susmanto Buka Ruang ASN Muda Isi Jabatan Strategis, Pemkab Bogor Percepat Regenerasi Birokrasi

"Insentif guru pendidik agama Islam sebesar Rp1 juta per orang dari semula Rp700 ribu untuk 8.400 guru," jelas Rudy Susmanto.

Insentif itu, dianggarkan dalam Perubahan APBD 2026 yang telah disahkan dalam Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Bogor pada Rabu, 30 September 2026.

Kebijakan ini diapresiasi Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bogor Gus Abdul Somad. Menurutnya, inisiatif Bupati Bogor Rudy Susmanto yang mengusulkan kenaikan insentif bagi guru ngaji di Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Telkomsel Umumkan 6 Pemenang 5G Video Competition, Apresiasi Kreativitas Digital Generasi Muda

Insentif yang sebelumnya sebesar Rp700 ribu per orang per tahun diusulkan meningkat menjadi Rp1 juta per orang per tahun. Rencana tersebut akan dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2026.

Gus Abdul Somad menilai kenaikan insentif tersebut akan memberikan manfaat bagi para guru ngaji, terutama mereka yang mengabdi di wilayah pelosok Kabupaten Bogor.

“Ini sangat membantu para guru-guru ngaji di pelosok dalam memenuhi kebutuhannya,” kata Gus Somad.

Menurutnya, banyak guru ngaji di Kabupaten Bogor yang menjalankan pengabdian dengan kondisi ekonomi sederhana. Karena itu, peningkatan insentif dinilai menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap keberadaan mereka.

Baca Juga: Dua Motor Kecelakaan di Jalan Marcedez Benz Gunung Putri, Rekam Jejak Laka Masuk Jalur Tengkorak

Apresiasi serupa disampaikan Ustad Heri Alkhusaeri. Ia menilai insentif tersebut merupakan bentuk penghargaan pemerintah daerah kepada guru-guru ngaji yang selama ini mengabdi di berbagai wilayah, termasuk pelosok.

“Alhamdulillah, semoga Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Pak Rudy Susmanto selalu diberikan keberkahan,” ujarnya. ***