BOGOR, POJOKBOGOR.id – Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Jalan Raya Mercedes Benz, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Kamis (1/10/2026) pagi.

Kali ini, kecelakaan melibatkan dua sepeda motor di depan PT Novel, Desa Tlajung Udik. Berdasarkan informasi yang beredar, korban telah dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

Belum diketahui secara pasti identitas korban, kondisi terkini, maupun kronologi yang menyebabkan kedua sepeda motor tersebut terlibat kecelakaan.

Baca Juga: Kecelakaan! Dua Truk Adu Banteng di Wanaherang Sampai Sopir Terjepit di Ruang Kemudi

Hingga artikel ini disusun, belum ditemukan keterangan resmi Satlantas Polres Bogor mengenai penyebab insiden pada Kamis pagi tersebut.

Namun, penelusuran terhadap kejadian sebelumnya menunjukkan Jalan Raya Mercedes Benz bukan kali pertama menjadi lokasi kecelakaan serius.

 

Belum Sebulan, Pemotor Tewas di Jalan yang Sama

Kurang dari sebulan sebelumnya, kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Mercedes Benz, tepatnya di Kampung Cicadas, Desa Cicadas, Kecamatan Gunung Putri.

Peristiwa pada Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 07.30 WIB itu melibatkan sepeda motor Honda Scoopy dan truk boks.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Ipda Ares Rahman mengatakan sepeda motor saat itu bergerak dari arah Wanaherang menuju Tlajung.

Baca Juga: Sering Jadi Penyebab Kecelakaan Hebat, Kondisi Jalan Sholeh Iskandar Bogor Dipenuhi dengan Gelombang

“Setibanya di lokasi kejadian, bergerak ke kanan jalan hendak mendahului truk box,” kata Ares Rahman, Rabu (9/9/2026).

Motor tersebut kemudian diduga membentur pembatas jalan dan terjatuh di dekat roda truk yang sedang didahuluinya.

Polisi mencatat satu pengendara meninggal dunia, sedangkan seorang penumpang mengalami luka.

Baca Juga: Satlantas Polres Bogor Spill Titik Ini yang Paling Rawan Kecelakaan di Jalan Raya Puncak

Lokasi kecelakaan September memang tidak persis sama dengan titik depan PT Novel pada insiden Kamis ini. Namun keduanya berada di koridor Jalan Raya Mercedes Benz, Kecamatan Gunung Putri.

 

Juli 2026 Juga Ada Kecelakaan Maut

Rekam jejak kecelakaan di jalur tersebut juga terlihat pada Senin (6/7/2026).

Seorang pengendara Honda Vario berinisial FNA meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan di Jalan Raya Mercedes Benz, Kampung Pabuaran, Desa Cicadas.

Menurut keterangan Satlantas Polres Bogor, korban saat itu melaju dari arah Wanaherang menuju Cicadas dan berusaha mendahului kendaraan boks.

“Korban kecelakaan MD satu orang, pengendara motor Honda Vario Nopol F-4317-FBC inisial FNA,” ujar Ipda Ares Rahman, Senin (6/7/2026).

Polisi menjelaskan pengendara melakukan pengereman mendadak ketika mendahului kendaraan di depannya. Motor kemudian tergelincir dan terjadi benturan dengan kendaraan roda dua dari arah berlawanan.

Baca Juga: Mobil Tangki Industri Pertamina Alami Kecelakaan di Tol Cipali, Distribusi BBM Masyarakat Dipastikan Tetap Normal

Pola kecelakaan Juli itu menarik perhatian karena juga melibatkan interaksi antarkendaraan di ruas yang sama dengan kecelakaan Kamis pagi.

 

Dua Motor Pernah Bertabrakan di Jalur yang Sama

Kecelakaan yang melibatkan sesama pengendara sepeda motor juga pernah terjadi di Jalan Raya Mercedes Benz.

Pada Sabtu (6/12/2025), dua Honda BeAT terlibat tabrakan di ruas tersebut. Kedua pengendaranya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor saat itu menjelaskan lokasi kejadian memiliki kondisi jalan lurus dan mendatar. Salah satu motor bergerak ke kanan sebelum bagian depan kedua kendaraan bertabrakan dari arah berlawanan.

Catatan kecelakaan lainnya juga muncul pada Mei 2024, ketika seorang pemotor meninggal dunia setelah terlibat kecelakaan dengan truk di Jalan Raya Mercedes Benz.

Baca Juga: Fenomena Lawan Arah di Jalanan Batutulis Bogor Berpotensi Jadi Kecelakaan

Rangkaian kejadian tersebut belum dapat digunakan untuk menyimpulkan Jalan Raya Mercedes Benz sebagai titik black spot resmi. Penetapan titik rawan kecelakaan membutuhkan data dan evaluasi dari instansi berwenang.

Namun, rekam jejak kejadian menunjukkan pengendara perlu meningkatkan kewaspadaan ketika melewati koridor tersebut.

 

Koridor Industri dengan Mobilitas Tinggi

Karakter kawasan Gunung Putri juga berbeda dengan banyak kecamatan lain di Kabupaten Bogor.

Pemerintah Kecamatan Gunung Putri mencatat perkembangan kawasan industri berlangsung sejak dekade 1990-an, ditandai dengan berdirinya banyak pabrik serta meningkatnya populasi pendatang dan komuter.

Gunung Putri juga disebut sebagai kecamatan dengan jumlah penduduk terbesar di Kabupaten Bogor.

Karakter tersebut membuat lalu lintas kawasan ini tidak hanya diisi kendaraan masyarakat, tetapi juga mobilitas pekerja dan kendaraan yang berkaitan dengan aktivitas industri.

Baca Juga: Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Dirut KAI Bakal Tutup Permanen 1.800 Titik Perlintasan Liar

Jalan Raya Mercedes Benz sendiri menghubungkan sejumlah kawasan permukiman dan industri di sekitar Tlajung Udik, Wanaherang hingga Cicadas.

 

Penyebab Kecelakaan Kamis Masih Menunggu Keterangan Polisi

Meski sejumlah kecelakaan pernah terjadi di koridor yang sama, penyebab insiden dua motor di depan PT Novel pada Kamis pagi tidak dapat disamakan dengan kejadian-kejadian sebelumnya.

Belum diketahui apakah kecelakaan dipengaruhi kecepatan kendaraan, manuver pengendara, kondisi jalan atau faktor lainnya.

Penyebab kecelakaan baru dapat dipastikan melalui pemeriksaan petugas, keterangan saksi dan olah tempat kejadian perkara.

Baca Juga: Putra Wakil Bupati Bogor Jaro Ade Ternyata Meninggal Karena Kecelakaan Saat Bawa Motor di Cigudeg, Begini Kronologisnya

Karena itu, pengendara yang melintas di Jalan Raya Mercedes Benz, khususnya kawasan Tlajung Udik dan Cicadas, diimbau menjaga jarak aman, mengurangi kecepatan ketika hendak melakukan manuver serta memastikan kondisi sekitar aman sebelum mendahului kendaraan lain.

Kecelakaan Kamis pagi kembali menjadi pengingat bahwa keselamatan di koridor dengan mobilitas kendaraan tinggi tidak hanya bergantung pada kondisi jalan, tetapi juga kedisiplinan setiap pengguna jalan.