POJOKBOGOR.id – Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah mempersiapkan operasional Kabogor Bus secara permanen, setelah uji coba bus listrik berlangsung selama tiga bulan.
Saat ini, Pemkab Bogor memfokuskan penyusunan skema operasional, pengembangan koridor layanan, hingga kolaborasi dengan pihak swasta agar program transportasi publik tersebut dapat berjalan tanpa membebani APBD.
Rudy Susmanto menjelaskan, usai masa uji coba, pihaknya meminta operator menghitung kebutuhan biaya operasional sebagai dasar penyusunan kebijakan. Selain itu, Dinas Perhubungan juga diminta mengkaji perluasan jaringan pelayanan agar dapat menjangkau lebih banyak masyarakat.
Baca Juga: Komut Pertamina Pastikan Terminal Tanjung Sekong Siap Jaga Pasokan LPG Nasional
"Kami juga meminta agar pembukaan koridor baru dikomunikasikan terlebih dahulu dengan para pengusaha angkutan umum yang trayeknya bersinggungan, mulai dari kawasan CCM, Pasar Cibinong hingga Citeureup. Kami ingin ekonomi tetap bergerak dan kebijakan baru tidak mengganggu pelaku usaha transportasi yang lebih dahulu beroperasi," ujar Rudy.
Ia mengungkapkan, selama masa uji coba, Kabogor Bus melayani koridor Bojonggede–Sirkuit Sentul–Sentul City. Ke depan, Pemkab Bogor berencana membuka koridor baru dari Bojonggede menuju Exit Tol Citeureup, sementara sejumlah koridor lainnya masih dalam tahap kajian oleh Dinas Perhubungan.
Menurut Rudy, pengembangan layanan transportasi tersebut juga memerlukan sinergi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat untuk menyusun berbagai kebijakan transportasi yang terintegrasi.
Baca Juga: Optimalkan Lahan Terbatas, Pertamina Latih KWT Mekar Fajar Kembangkan Hidroponik Selada Batavia
Terkait pembiayaan, Rudy menegaskan Pemkab Bogor masih mengedepankan skema kolaborasi dengan pihak swasta sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada APBD Tahun Anggaran 2027. Salah satu opsi yang disiapkan yakni penyediaan armada melalui kerja sama dengan mitra swasta.
Selain melayani angkutan reguler, Pemkab Bogor juga merencanakan penyediaan armada khusus pariwisata. Rute yang sedang dikaji antara lain menghubungkan Cibinong dengan Kebun Raya Bogor, Stadion Pakansari, Margo City, hingga kawasan Puncak di perbatasan Kabupaten Cianjur.
Rudy menambahkan, konsep pengoperasian Kabogor Bus diarahkan menggunakan armada berbasis listrik sebagai bagian dari upaya mewujudkan transportasi ramah lingkungan.
Baca Juga: BMKG Rilis Kondisi Cuaca di Bogor Hari Ini Berpotensi Bakal Turun Hujan
Untuk menekan biaya, Pemkab Bogor menawarkan penyediaan lahan parkir, stasiun pengisian daya (charging station), serta kolaborasi penyediaan sumber daya manusia dengan mitra swasta, sehingga kebutuhan anggaran dari APBD dapat diminimalkan. ***



