POJOKBOGOR.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), pimpinan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta masyarakat Kabupaten Bogor untuk Bersama sama memberikan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Ajakan donasi untuk NTT tersebut disampaikan melalui Gerakan Kabupaten Bogor Peduli, sebagai bentuk solidaritas masyarakat Kabupaten Bogor terhadap warga NTT yang tengah menghadapi dampak bencana.

Gerakan penggalangan bantuan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Bogor Nomor 300.2/673-BPBD yang diterbitkan di Cibinong pada 18 Agustus 2026. Surat edaran itu ditujukan kepada kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, camat se-Kabupaten Bogor, pimpinan BUMD, serta seluruh lapisan masyarakat.

Rudy Susmanto mengatakan musibah gempa bumi yang terjadi di NTT menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian antarsesama.

Menurutnya, masyarakat Kabupaten Bogor dapat mengambil bagian dalam membantu warga yang terdampak melalui bantuan yang diberikan secara sukarela sesuai kemampuan masing-masing.

“Pemerintah Kabupaten Bogor mengajak seluruh ASN, BUMD, dan masyarakat Kabupaten Bogor untuk bersama-sama memberikan bantuan kemanusiaan kepada saudara-saudara kita yang terdampak gempa bumi di NTT,” ujar Rudy.

Ia menegaskan bahwa bantuan tidak harus diberikan dalam jumlah besar. Menurutnya, setiap bentuk kepedulian yang diberikan secara sukarela tetap memiliki arti bagi masyarakat yang sedang menghadapi kondisi sulit.

“Kami mengimbau agar bantuan diberikan secara sukarela, sesuai dengan kemampuan masing-masing. Mudah-mudahan apa yang kita berikan dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana,” katanya.

Melalui Gerakan Kabupaten Bogor Peduli, Pemkab Bogor membuka ruang bagi berbagai elemen masyarakat untuk ikut berkontribusi dalam aksi kemanusiaan tersebut.

Rudy menilai penggalangan donasi merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran dan kepedulian masyarakat Kabupaten Bogor terhadap saudara sebangsa yang sedang tertimpa musibah.

Semangat gotong royong, kata dia, perlu terus dipelihara, terutama ketika masyarakat di daerah lain membutuhkan dukungan.

“Semangat gotong royong dan kepedulian sosial harus terus kita jaga. Ketika saudara kita mengalami musibah, kita hadir dan memberikan dukungan sesuai kemampuan kita,” ungkap Rudy.

Bagi masyarakat, instansi, maupun BUMD yang ingin memberikan bantuan dalam bentuk uang, donasi dapat disalurkan melalui rekening Bank Jabar Banten (BJB) 0155279176100 atas nama Gerakan Kabupaten Bogor Peduli.

Selain bantuan berupa uang, masyarakat juga dapat memberikan bantuan dalam bentuk barang.

Bantuan barang dapat diserahkan melalui Posko Bencana Alam Gempa Bumi NTT di Kantor BPBD Kabupaten Bogor, Dinas Sosial Kabupaten Bogor, atau Kantor PMI Kabupaten Bogor.

Dengan dibukanya beberapa titik penyerahan tersebut, masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat memilih bentuk bantuan sesuai dengan kemampuan dan kebutuhannya.

Untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi terkait penyaluran bantuan, Pemkab Bogor juga menyediakan layanan informasi melalui Call Center BPBD Kabupaten Bogor di 0812-1010-9002.

Saluran tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh informasi lebih lanjut mengenai bantuan yang akan disalurkan.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkab Bogor agar gerakan solidaritas dapat berjalan secara terkoordinasi.

Bupati Bogor berharap Gerakan Kabupaten Bogor Peduli dapat menjadi wadah bersama bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas dan kepedulian kemanusiaan.

Menurutnya, bantuan yang dikumpulkan dari berbagai pihak diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat NTT yang terdampak bencana.

“Semoga bantuan dari masyarakat Kabupaten Bogor dapat memberikan manfaat dan menjadi bagian dari ikhtiar kita untuk meringankan beban saudara-saudara kita di NTT,” tandas Rudy.

Melalui gerakan tersebut, Pemkab Bogor mengajak masyarakat untuk menjadikan kepedulian sebagai bagian dari semangat kebersamaan. Di tengah kondisi masyarakat NTT yang sedang menghadapi bencana, dukungan dari masyarakat Kabupaten Bogor diharapkan dapat menjadi bentuk solidaritas antarsesama anak bangsa.