CILEUNGSI, POJOKBOGOR.id – Seorang pria yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkotika di sekitar tempat latihan bela diri kawasan Cileungsi, Kabupaten Bogor, sempat diamankan warga sebelum akhirnya berhasil melarikan diri.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah rekamannya beredar luas di media sosial pada Minggu, 27 September 2026.

Dalam video, pria tersebut terlihat dikelilingi sejumlah warga dan pegiat bela diri di area parkir. Ia sempat diamankan menggunakan teknik kuncian hingga terlihat terkulai di jalan.

Namun ada satu hal yang perlu diluruskan.

Meski videonya viral pada 27 September, Kapolsek Cileungsi Kompol Edison menyebut kejadian sebenarnya berlangsung pada pekan sebelumnya. Tanggal pasti peristiwanya belum dipublikasikan pihak kepolisian.

Baca Juga: Mayat Pria Penuh Luka Ditemukan di Leuwisadeng, Isu Penggerebekan Narkoba Menguat

 

Polisi Datang Setelah Terima Laporan Warga

Edison mengatakan Polsek Cileungsi menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan aktivitas narkoba di sekitar tempat latihan tersebut.

“Baru saya cross check lagi, yang masalah narkoba. Jadi Polsek dapat laporan dari warga di tempat gym itu ada yang nyimpen (narkoba), kemudian anggota Polsek datang ke sana,” kata Kompol Edison, Minggu, 27 September 2026.

Petugas kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan.

Baca Juga: Terlibat Kasus Narkoba, 3 Orang Anggota Polres Bogor Kena PTDH

Namun saat polisi tiba, pria yang sebelumnya sempat diamankan warga sudah tidak berada di tempat.

“Kejadian minggu lalu. Ketika anggota datang ke sana, sudah tidak ditemukan anak itu,” ujar Edison, Minggu, 27 September 2026.

 

Diduga Pura-pura Lemas, Lalu Kabur

Menurut keterangan yang diterima polisi dari warga di lokasi, pria tersebut sempat terlihat lemas ketika diamankan.

Situasi itu diduga membuat pengawasan terhadapnya mengendur.

“Jadi dia pura-pura lemas, begitu lengah terus kabur. Kemungkinannya seperti begitu,” kata Edison, Minggu, 27 September 2026.

Polisi kemudian hanya menemui warga yang sebelumnya mengamankan pria tersebut.

Baca Juga: Usai Pesta Narkoba dan Miras Oplosan, Pangeran Arab Saudi Abdullah bin Fahad Langsung Tewas Seketika

Keterangan awal menyebut pria itu berhasil meninggalkan lokasi sebelum petugas tiba.

Karena orang yang diduga terkait dengan barang tersebut belum diamankan, status dan perannya masih membutuhkan penyelidikan lebih lanjut.

 

Polisi Temukan Bungkus Kecil Diduga Tembakau Sintetis

Meski pria tersebut lolos, polisi menemukan barang yang kemudian diamankan dari lokasi.

“Ada barang buktinya diamankan, sinte bungkus kecil,” ujar Edison, Minggu, 27 September 2026.

Belum dipublikasikan berat pasti barang tersebut maupun hasil pemeriksaan laboratorium terhadap kandungannya.

Karena itu, barang tersebut masih tepat disebut sebagai barang yang diduga tembakau sintetis berdasarkan keterangan awal kepolisian.

Baca Juga: Polres Bogor Ungkap 74 Kasus Narkoba dalam Tiga Bulan, 95 Tersangka Ditangkap

Belum ada pula informasi resmi mengenai identitas pria yang melarikan diri ataupun apakah kepolisian telah mengetahui keberadaannya.

 

Narasi COD Belum Dikonfirmasi Secara Rinci Polisi

Sejumlah unggahan di media sosial menyebut peristiwa tersebut sebagai transaksi narkoba dengan sistem cash on delivery atau COD di sekitar Ninety Eight Training Camp.

Namun keterangan Kapolsek yang terpublikasi sejauh ini baru memastikan polisi menerima laporan terkait dugaan narkoba di sekitar lokasi dan kemudian menemukan bungkus kecil yang disebut sebagai sinte.

Belum terdapat keterangan resmi yang menjelaskan secara rinci apakah pria tersebut berstatus pembeli, penjual, kurir, atau memiliki peran lain.

Baca Juga: NU Kabupaten Bogor Dukung Penuh Bupati Rudy Susmanto Perangi Judol dan Narkoba

Karena itu, penyebutan “pengedar” maupun “kurir” belum dapat dipastikan sebelum ada hasil pemeriksaan kepolisian.

 

Bukan Pertama Kali Sinte Diungkap di Cileungsi

Kasus terbaru menarik perhatian karena beberapa bulan sebelumnya Polsek Cileungsi juga pernah mengungkap perkara tembakau sintetis di wilayah hukumnya.

Pada Sabtu, 13 Juni 2026, polisi mengamankan dua pria berinisial FF dan R yang diduga menjadi pengedar tembakau sintetis.

Pengungkapan tersebut berawal dari laporan warga mengenai aktivitas mencurigakan di wilayah Harvest, Cipenjo, Kecamatan Cileungsi.

Saat dilakukan pengembangan, polisi menemukan sekitar 50 gram tembakau sintetis, satu paket sabu sisa pakai, obat keras tertentu, timbangan digital, alat hisap hingga perlengkapan pengemasan.

Baca Juga: Polres Bogor Ungkap 113 Kasus Narkoba dalam 3 Bulan

Menurut keterangan polisi saat itu, transaksi dilakukan dengan pola sistem tempel, yakni barang ditempatkan di lokasi tertentu untuk kemudian diambil pembeli.

Kedua kasus tersebut belum dapat dinyatakan saling berkaitan.

Tidak ada keterangan polisi yang menyebut pria yang kabur dari area tempat latihan bela diri merupakan bagian dari jaringan yang diungkap pada Juni.

Namun dua peristiwa itu menunjukkan tembakau sintetis beberapa kali muncul dalam penanganan kasus narkotika di wilayah Cileungsi sepanjang 2026.

 

Laporan Warga Kembali Jadi Awal Penanganan

Ada persamaan lain dari dua peristiwa tersebut.

Informasi awal sama-sama berasal dari masyarakat.

Dalam pengungkapan Juni, polisi bergerak setelah mendapat laporan Ketua RT mengenai dugaan aktivitas penempelan narkoba.

Sementara dalam kejadian terbaru, polisi juga mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga di sekitar tempat latihan bela diri.

Baca Juga: DPRD Kabupaten Bogor Dukung Langkah Bupati Bogor Perangi Narkoba

Peran masyarakat dapat membantu polisi mendeteksi aktivitas mencurigakan di lingkungan.

Namun penanganan berikutnya tetap perlu diserahkan kepada aparat, termasuk pengamanan orang yang diduga terlibat, pemeriksaan barang bukti dan penentuan status hukum.

 

Identitas Pria Masih Jadi Tanda Tanya

Dengan pria tersebut berhasil kabur sebelum polisi tiba, pekerjaan berikutnya adalah mengidentifikasi orang yang terekam dalam video.

Rekaman yang beredar dapat menjadi salah satu bahan awal penyelidikan.

Selain itu, keterangan saksi di lokasi serta kemungkinan adanya CCTV di sekitar kawasan dapat membantu petugas menelusuri pergerakannya.

Sampai perkembangan terakhir yang terpublikasi, kepolisian belum mengumumkan identitas maupun penangkapan terhadap pria tersebut.

Baca Juga: Bupati Bogor Pastikan Operasi Pemberantasan Narkoba Dilakukan Terstruktur dan Massif

Kasus tersebut juga belum sampai pada tahap penetapan tersangka yang diumumkan kepada publik.

Karena itu, fokus perkara saat ini berada pada penyelidikan mengenai siapa pemilik barang yang ditemukan, tujuan keberadaan barang tersebut, serta siapa saja pihak yang mungkin terlibat.

Insiden yang awalnya ramai karena seorang pria dipiting di depan tempat latihan bela diri akhirnya meninggalkan persoalan yang lebih penting.

Pria yang diduga terkait narkoba itu berhasil lolos.

Sementara sebuah bungkus kecil yang diduga tembakau sintetis kini menjadi petunjuk yang harus dikembangkan polisi.