BOGOR.POJOKSATU.id - Kini, malam hari di pelosok-pelosok desa Kabupaten Bogor tak lagi diselimuti kegelapan.
Jalan-jalan yang dahulu sepi dan rawan, kini bersinar terang berkat kehadiran Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) yang dipasang oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor.
Program ini mulai digulirkan sejak tahun 2024 dan terus berlanjut hingga 2025, dengan ribuan unit lampu tenaga surya yang sudah dipasang di berbagai titik strategis desa.
Proses pengadaan pun dilakukan secara transparan melalui sistem e-katalog, memastikan efisiensi dan akuntabilitas penggunaan anggaran.
Dari wilayah Cileungsi di timur hingga Nanggung di barat, dari Sukaraja hingga Leuwiliang, cahaya lampu tenaga surya kini menerangi jalan-jalan desa.
Pemandangan malam berubah drastis—tak hanya lebih terang, tetapi juga lebih hidup. Warga kini bisa berjalan kaki dengan rasa aman, pedagang semakin leluasa membuka lapak hingga malam, dan interaksi sosial di lingkungan pun meningkat.
Selain menghadirkan rasa aman dan kenyamanan, PJU-TS juga membawa nilai lebih dalam aspek keberlanjutan.
Lampu-lampu ini tidak bergantung pada listrik PLN dan sepenuhnya mengandalkan energi matahari, menjadikannya solusi ramah lingkungan yang efisien dan hemat biaya.
Pemasangan PJU-TS bukan hanya urusan infrastruktur, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan ekonomi.
Dengan lingkungan yang lebih terang, potensi ekonomi warga desa meningkat, kegiatan malam tak lagi terhambat, dan rasa kebersamaan semakin tumbuh.
Lebih dari sekadar penerangan, PJU Tenaga Surya menjadi simbol harapan baru bagi desa-desa di Kabupaten Bogor—bahwa pembangunan yang menyentuh akar rumput bisa membawa perubahan nyata.
Cahaya yang menyala setiap malam kini menjadi bukti bahwa harapan dan kemajuan bisa tumbuh bahkan dari tempat yang paling jauh dari pusat kota. ***



