POJOKBOGOR.id - Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu memastikan, Kabupaten Bogor telah siap melaksanakan Pemilu 2024 pada 14 Februari mendatang.
Menurutnya, Pemkab Bogor bersama jajaran Forkopimda, penyelenggara Pemilu, baik KPU di tingkat kabupaten maupun PPK di tingkat kecamatan, para kepala perangkat daerah dan camat telah siap menggelar pesta demokrasi 5 tahunan.
“Semua persiapan dilaporkan sudah siap, artinya sudah sesuai dengan tahapan. Kami optimis penyelenggaraan pesta demokrasi di Kabupaten Bogor bisa terselenggara dengan baik,” tandas Asmawa Tosepu.
Baca Juga: Atang Trisnanto Minta KPU Kota Bogor Pastikan Distribusi Surat Suara Sesuai dan Aman
Asmawa mengungkapkan, pada rakor ini kita melihat masing-masing memberikan laporan progress apa saja yang sudah dilaksanakan oleh masing-masing bidang.
Mulai dari distribusi logistik oleh KPU, sisi pengamanan, kemudian kesiapan gudang yang ada di tingkat PPK, termasuk kesiapan sarana yang dibutuhkan bila terjadi bencana atau hal-hal yang tidak diinginkan.
“Selanjutnya, dukungan kesehatan baik itu vitamin untuk para penyelenggara sampai ke tingkat TPS, maupun sarana prasarana kesehatan dan tenaga kesehatannya, bahkan hal-hal teknis seperti dukungan operasional anggaran,” ungkap Asmawa.
Baca Juga: Langsung Ngegas di 2024, Jaringan FMC - XL SATU Fiber Kini Jangkau 86 Kota/Kabupaten
Asmawa menambahkan, relatif tidak ada hambatan yang berarti, semua bisa diselesaikan di tingkat kecamatan maupun kabupaten. Poinnya adalah, harus dibangun komunikasi yang baik, sehingga bila terjadi sumbatan-sumbatan informasi bisa segera ditangani dengan baik.
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bogor, Muhammad Adi Kurnia menyebutkan bahwa, insya Allah logistik Pemilu sudah mulai dikirimkan dari gudang logistik KPU di Kecamatan Klapanunggal ke masing-masing gudang PPK. Oleh karena itu pihaknya meminta dukungan keamanan.
“Besar harapan saya para Camat se-Kabupaten Bogor bisa mendukung penuh rekan-rekan PPK, agar mereka bisa melaksanakan tugasnya dengan maksimal. Selanjutnya sinergi antar seluruh stakeholder harus terus dilakukan, karena Kabupaten Bogor adalah kabupaten dengan jumlah DPT terbesar di Indonesia,” ujar Muhammad Adi Kurnia. ***



