POJOKBOGOR.id – Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Bogor akan menggelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) mulai Februari 2025.
Program ini bertujuan untuk mendeteksi dini potensi penyakit sehingga dapat dilakukan pencegahan lebih awal.
Pj. Bupati Bogor, Bachril Bakri, menegaskan pentingnya program ini dalam mendukung hak masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan yang berkualitas.
“Pemerintah ingin memastikan semua warga negara Indonesia bisa hidup sehat, sesuai dengan Pasal 28 UUD 1945, yang menjamin hak setiap rakyat Indonesia untuk sehat dan mendapatkan layanan kesehatan,” ujar Bachril dalam sosialisasi PKG di Ruang Serbaguna I, Sekretariat Daerah, Cibinong, Kamis (23/1/2025) lalu.
Bachril menjelaskan bahwa program PKG menjadi bagian dari strategi nasional untuk meningkatkan usia harapan hidup masyarakat Indonesia.
“Pemeriksaan kesehatan gratis ini diharapkan dapat menjangkau masyarakat luas secara bertahap. Dengan deteksi dini, kita dapat mencegah penyakit sejak awal dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Bogor,” tambahnya.
Lebih lanjut, Bachril mengungkapkan bahwa Kabupaten Bogor menjadi sasaran dalam Program Hasil Terbaik Cepat (PHCT), yang merupakan salah satu dari 17 program prioritas nasional dalam delapan misi Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia tahun 2024–2029.
Ia meminta jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mengawal dan melaksanakan program ini dengan baik.
“Ini adalah bukti kepedulian kita terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor, sekaligus kontribusi dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ungkap Bachril.
Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Sastra Winara, turut mengapresiasi inisiatif PKG ini. Ia menilai program ini sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat dan sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
“PKG di hari ulang tahun ini merupakan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, kami di DPRD Kabupaten Bogor sangat mendukung penuh pelaksanaannya,” ujar Sastra Winara.
Bachril juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Camat, Kepala Desa, Lurah, PKK, hingga RT dan RW, untuk berperan aktif dalam mensosialisasikan dan mendorong masyarakat memanfaatkan program ini.
“Kami berharap semua elemen masyarakat berkolaborasi untuk memastikan program ini berjalan dengan baik. Warga diharapkan datang ke fasilitas kesehatan terdekat untuk melakukan skrining kesehatan,” katanya.
Acara sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat dr. Raden Vini Adiani Dewi, perwakilan Forkopimda, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, serta para Kepala Perangkat Daerah.
Selain itu, hadir pula Direktur RSUD, para Camat, Kepala Puskesmas se-Kabupaten Bogor, Ketua Asosiasi Klinik Kabupaten Bogor, serta perwakilan organisasi profesi bidang kesehatan.
Dengan program ini, Pemerintah Kabupaten Bogor berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini, guna menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif.***




