POJOKBOGOR.id - Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu memimpin apel pagi untuk terakhir kali di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor, Senin 23 September 2024. Ia pun berpamitan kepada ASN dan seluruh masyarakat Kabupaten Bogor, karena jabatannya akan diisi orang lain.

"Terima kasih atas penerimaan, dukungan, kerja sama dan bantuan serta doa kepada kami selama kurang lebih 269 hari atau 8 bulan 25 hari melaksanakan amanah penugasan sebagai Pj Bupati Bogor," ungkap Asmawa.

Ia berterima kasih kepada jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor yang telah berkolaborasi menjalankan roda pemerintahan dalam memberikan pelayanan sebaik mungkin terhadap masyarakat.

Baca Juga: KPU Kota Bogor Pastikan Lima Paslon Wali Kota dan Wakilnya Dijaga Ketat Oleh Polisi

"Tanpa dukungan, kerja sama, kolaborasi, dari semua pihak, terutama jajaran pemerintah Kabupaten Bogor, saya tidak dapat melaksanakan tugas yang diembankan kepada saya," kata Asmawa.

Asmawa berpesan kepada jajaran Pemerintah Kabupaten untuk tetap mengedepankan konsep Berbaur atau Babarengan, Akur, Makmur. Karena, hal itu menjadi semangat dalam merumuskan dan mengeksekusi kebijakan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

"Ini menjadi penting, dengan selalu mengedepankan nilai-nilai kearifan lokal. Langkah penataan kawasan Puncak menunjukan semangat babarengan yang nyata dengan terlibatnya semua level pemerintahan," kata Asmawa yang juga menjabat Kepala Biro Umum Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Baca Juga: KH Taufik Khudori Ajak Warga Berdoa: Dukungan Penuh untuk Dokter Rayendra Menuju Kepemimpinan Kota Bogor

Masa jabatan Asmawa Tosepu Pj Bupati Bogor segera berakhir. Posisi ini akan diserahkan kepada Bachril Bakri, Kepala Biro Perencanaan Kemendagri.

Selama bertugas di Bogor, Asmawa berhasil mencatatkan berbagai pencapaian penting, terutama dalam penataan kawasan wisata Puncak dan penyelesaian konflik angkutan tambang di Parungpanjang.

Kemudian, di bawah kepemimpinan Asmawa Tosepu, Pemkab Bogor juga menyandang predikat sebagai Pemerintah Daerah dengan Kategori Pratama Dalam Pencapaian Universal Health Coverage (UHC) dari Kementerian Koordinator Bidang PMK.

Baca Juga: Polisi Tangkap 4 Pelaku Pembataian Satu Keluarga di Pamijahan, Ini Kronologi Lengkapnya

Dengan tercapainya UHC di Kabupaten Bogor, maka hampir seluruh penduduk tepatnya 97,48 persen masyarakat di daerah tersebut telah memiliki jaminan kesehatan yang bisa diakses dengan mudah dan cepat. ***