POJOKBOGOR.id – Upaya menekan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali digencarkan di wilayah Pongkor.

Ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, Satpol PP, Polisi Hutan, hingga masyarakat sekitar turun langsung melakukan patroli dan penertiban di area Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik PT Antam UBPE Pongkor, Desa Bantarkarat, Kecamatan Nanggung, Rabu (19/11/2025).

Penertiban yang digelar selama tiga hari ini menyasar gubuk-gubuk pekerja dan lubang tambang ilegal yang disinyalir masih aktif beroperasi di dalam kawasan IUP.

Manajer CSR PT Antam UBPE Pongkor, Arif Rahman Saleh, mengatakan kegiatan ini merupakan langkah tegas untuk menjaga kawasan tambang dari aktivitas ilegal yang berpotensi merusak lingkungan dan mengganggu keamanan operasi.

“Kegiatan patroli ini bertujuan untuk mengurangi aktivitas PETI yang berada di IUP kami,” ujarnya.

Arif menjelaskan, setiap gubuk dan lubang tambang ilegal yang ditemukan langsung ditertibkan dan ditutup.

Langkah ini dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam menjaga kelestarian wilayah tambang.

“Sasarannya gubug-gubug peti dan lubang peti. Gubuk yang kami temukan kami tertibkan, sedangkan lubang tambang kami tutup,” terangnya.

Ia menambahkan, area yang telah dibersihkan dari aktivitas PETI nantinya akan dipulihkan melalui proses normalisasi dan penghijauan kembali.

Hingga hari kedua, sudah dua titik yang berhasil ditertibkan.

“Setelah penertiban, lokasi tersebut akan kami hijaukan kembali,” tandasnya.

Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu menekan aktivitas PETI yang masih membandel sekaligus memulihkan kondisi lingkungan di kawasan tambang Pongkor.