POJOKBOGOR.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto memastikan, Pemkab Bogor akan mengalokasikan anggaran pembebasan lahan untuk pembangunan jalan khusus angkutan tambang pada tahun 2026.

Alokasi anggaran yang disiapkan pun tidak main-main, menyentuh hampir Rp100 miliar demi memuluskan rencana pembangunan jalan khusus yang membentang sepanjang 12 kilometer itu.

"Kami sudah sampaikan ke gubernur bahwa dalam rancangan APBD 2026, kita siapkan anggaran pembebasan jalan khusus angkutan barang dan tambang," kata Rudy Susmanto, Senin 3 November 2025.

Baca Juga: Supermoon Terbesar di 2025! Malam 5 November, Bulan Bakal Terlihat Lebih Besar dan Terang dari Biasanya

Namun, Pemkab Bogor masih menunggu kebijakan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, masih diperbolehkan atau tidaknya aktivitas tambang serta angkutan tambang melintasi jalan arteri.

"Saat ini kan ditutup. Jika tutupnya permanen, percuma kami anggarkan pembebasan lahan. Tapi informasinya penutupan hanya sementara sampai ada kajian lebih lanjut," jelas Rudy.

Rudy menyebutkan, anggaran pembebasan lahan untuk jalan khusus angkutan tambang bisa mencapai Rp100 miliar atau lebih, meski harus melewati tahap apraisal yang dilaksanakan tahun ini.

Baca Juga: Aktivitas Tambang Berhenti, KDM Beri Kompensasi Rp9 juta untuk Masyarakat

Setelah lahan dibebaskan, pembangunan jalan kemungkinan dapat dilaksanakan pada tahun 2027, meski tidak menggunakan anggaran Pemkab Bogor sepenuhya, melainkan kolaborasi dengan pengusaha tambang di Kabupaten Bogor.

"Apabila di tahun 2026 kita membebaskan lahan dan pembiayaan mengenai infrastruktur diserahkan ke Pemkab Bogor, kami baru bisa membangun di 2027 tapi bila kolaborasi bersama-sama, Pemprov Jabar dan pusat membangun jalan bersama dengan para pemilik tambang. Jika terlaksana bukan tidak mungkin pembangunan jalan bisa dilakukan tahun 2026," tegas Rudy. ***