POJOKBOGOR.id - Pemerintah Kabupaten Bogor telah menindaklanjuti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 tahun 2025, untuk melakukan efisiensi anggaran.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor Mely Kamelia menjelaskan, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah menggelar rapat untuk menyiapkan konsep kepada Bupati Bogor Rudy Susmanto.

"Karena Pak Bupati sedang retret di Magelang, kami tindak lanjuti dengan rapat TAPD, kemudian setiap SKPD, menginventarisasi kegiatan-kegiatan yang bisa dilakukan efisiensi," jelas Mely, Rabu, 26 Februari 2025.

Baca Juga: Perumda Pasar Tohaga Siap Jalankan Instruksi Jaro Ade

Mely menerangkan, dalam Inpres tersebut, salah satu yang diamanatkan dalam Inpres tersebut adalah, setiap daerah di Indonesia, memangkas kegiatan perjalan dinas hingga 50 persen.

"Iya yang paling ditekankan memang perjalanan dinas. Maka itu, SKPD harus memberi skala prioritas, mana perjalanan dinas yang bisa dilakukan efisiensi," kata Mely.

Inpres yang diterbitkan Kementerian Dalam Negeri pada 23 Februari 2025 itu memberikan arahan kepada pemerintah daerah untuk melakukan efisiensi belanja APBD Tahun Anggaran 2025.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas Pertamax Sesuai Standar, Tidak Ada Pengoplosan

Langkah yang tercantum pada nomor dua yakni, membatasi belanja kegiatan yang bersifat seremonial, kajian, studi banding, percetakan, publikasi, dan seremonial/focus group discussion.

Kemudian, mengurangi belanja perjalanan dinas sebesar 50 persen untuk seluruh perangkat daerah. Membatasi belanja honorarium melalui pembatasan jumlah tim dan besaran honorarium sesuai peraturan undang-undang yang mengatur mengenai standar harga satuan regional.

Mengurangi belanja yang bersifat mendukung dan tidak memiliki output terukur. Fokus alokasi anggaran belanja pada terget kinerja pelayanan publik serta tidak dilakukan berdasarkan pemerataan antar perangkat daerah atau berdasarkan alokasi anggaran pada tahun anggaran sebelumnya.

Baca Juga: Catat Nih, Daftar Harga Bahan Pokok di Kota Bogor yang Terbaru Jelang Ramadan

Lebih selektif dalam memberikan hibah langsung dalam bentuk uang, barang maupun jasa kepada kementerian/lembaga.

Lalu, melakukan penyesuaian APBD Tahun Anggaran 2025 yang bersumber dari Transfer ke Daerah (TKD).

Adapun, hasil efisiensi itu akan dialihkan untuk bidang pendidikan, kesehatan, inftrastruktur dan sanitasi, optimalisasi penanganan pengendalian inflansi, stabilitas makanan dan minuman, penyediaan cadangan pangan.

Selain itu, prioritas lainnya yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, penciptaan lapangan pekerjaan dan pertumbuhan ekonomi.

*Samakan Konsep*

Bupati Bogor Rudy Susmanto akan mengadakan rapat bersama seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan DPRD sepulang dari retret kepala daerah.

Ia mengungkapkan, dalam kegiatan retret yang diikutinya untuk menyelaraskan frekuensi arah pembangunan bersama-sama.

Rudy Susmanto mengatakan, dalam Retreat yang sedang berjalan, dirinya menyamakan frekuensi arah pembagunan bersama-sama mulai dari Pemerintah Provisi, Kabupaten sampai Pusat.

"Insha Alla sepulang kami dari Magelang kami akan rapat bersama seluruh Jajaran SKPD dan DPRD," kata Rudy.