JAKARTA, POJOKBOGOR.id – Peringatan Hari Kesaktian Pancasila 2026 menjadi pengalaman yang tak biasa bagi Muhammad Tahfiz bin Al Hamdi, siswa SMK Negeri 2 Cibinong, Kabupaten Bogor.
Tahfiz mendapat kesempatan tampil memainkan biola dalam rangkaian peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Kamis (1/10/2026).
Penampilannya terasa semakin istimewa karena berlangsung di hadapan Presiden RI Prabowo Subianto yang hadir dalam upacara tersebut.
Baca Juga: Upacara Gelar Senja Tutup Rangkaian Peringatan Hari Pramuka ke 65 Tingkat Kota Bogor
Bagi Tahfiz, kesempatan memainkan biola pada agenda nasional itu menjadi salah satu pengalaman penting dalam perjalanan dirinya menekuni musik.
“Rasanya pasti senang sekali, karena kesempatan untuk bermain di depan Bapak Presiden kan hal yang sangat langka, ya. Jadi, jarang kita jumpai sehari-hari. Jadi, saya merasa sangat bersyukur dan turut bangga,” ujar Tahfiz, Kamis (1/10/2026).
Belajar Musik Sejak Usia 9 Tahun
Kemampuan Tahfiz memainkan alat musik tidak muncul secara instan.
Ketertarikannya terhadap musik sudah tumbuh sejak kecil. Ia mulai belajar memainkan alat musik ketika berusia sekitar sembilan tahun dan terus mengembangkan kemampuannya hingga kini.
Kesempatan tampil pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi ruang bagi Tahfiz untuk menunjukkan bahwa pelajar sekolah kejuruan juga dapat mengembangkan talenta di luar bidang akademik maupun keterampilan utama yang dipelajari di sekolah.
Bagi Tahfiz, penampilannya kali ini juga tidak hanya berkaitan dengan musik.
Momentum 1 Oktober membuatnya kembali memaknai Pancasila dari sudut pandang seorang pelajar.
“Kalau menurut saya, Pancasila itu merupakan kebersamaan, ya. Jadi, bagaimana caranya kita untuk hidup damai, tenteram dan menghormati sesama lainnya tanpa membedakan,” katanya, Kamis (1/10/2026).
Berharap Talenta Pelajar Terus Difasilitasi
Pengalaman tampil pada agenda kenegaraan juga membuat Tahfiz berharap semakin banyak pelajar memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan sesuai minat masing-masing.
Menurutnya, dukungan dan ruang untuk berekspresi penting bagi siswa yang memiliki potensi di berbagai bidang, termasuk seni dan musik.
Kesempatan seperti yang ia dapatkan dapat menjadi pengalaman sekaligus motivasi bagi pelajar untuk terus mengasah kemampuan.
Tahfiz juga menyampaikan harapannya agar generasi muda Indonesia terus memiliki kesempatan berkontribusi dan membawa nama baik bangsa melalui bidang yang mereka tekuni.
Baca Juga: Jelang HUT RI, KKB Ancam Warga Papua Tidak Upacara dan Kibarkan Bendera Merah Putih
“Saya doakan semoga Pak Presiden Prabowo sehat selalu, selalu semangat dalam pekerjaannya. Semoga Indonesia tetap terus maju dan semoga kita sebagai pelajar dapat mengharumkan nama bangsa Indonesia,” tutur Tahfiz, Kamis (1/10/2026).
Bagi Tahfiz, Hari Kesaktian Pancasila tahun ini akhirnya tidak hanya dikenang melalui upacara dan sejarah.
Ada pengalaman pribadi yang ikut dibawanya pulang: seorang siswa dari Cibinong, Kabupaten Bogor, mendapat kesempatan membawa kemampuan bermusiknya ke salah satu panggung peringatan nasional.



