BOGOR.POJOKSATU.id - Kondisi jalan di wilayah Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor, dikeluhkan warga akibat debu tebal yang berasal dari aktivitas truk pengangkut batu kapur.

Jalanan yang dilalui kendaraan berat itu disebut berubah seperti “lautan debu”, terutama saat truk melintas dalam jumlah banyak.

Sejumlah pengendara mengaku terganggu dengan kondisi tersebut. Selain mengurangi jarak pandang, debu yang beterbangan juga kerap masuk ke mata dan saluran pernapasan.

“Kalau di belakang truk itu, harus siap-siap napas ekstra. Debunya tebal banget, sampai perih di mata,” ujar salah satu pengendara yang melintas di lokasi.

Kondisi semakin diperparah karena sebagian truk diduga mengangkut material tanpa penutup terpal. Muatan yang terbuka membuat debu lebih mudah beterbangan dan menyebar ke jalanan serta lingkungan sekitar.

“Harusnya ditutup terpal, ini malah dibiarkan terbuka. Jadi yang kena dampaknya pengguna jalan lain,” keluh warga lainnya.

Situasi ini menimbulkan kekhawatiran terkait keselamatan pengguna jalan, terutama pengendara sepeda motor yang paling terdampak langsung oleh debu dan visibilitas terbatas.

Warga berharap adanya penertiban terhadap truk-truk tambang agar mematuhi aturan keselamatan, termasuk penggunaan penutup muatan, guna mengurangi dampak negatif bagi lingkungan dan pengguna jalan. ***