BOGOR.POJOKSATU.id - Suasana di kawasan Perumahan Ciriung Cemerlang, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor mendadak ricuh dengan kelakuan seorang pengendara motor yang merasa sok jago di jalanan.
Kejadian yang terjadi di sebuah kompleks perumahan itu bermula ketika seorang pengendara motor KLX nyaris tersenggol kendaraan Yamaha Mio yang ada pada arah berlawanan.
Terlihat dari video yang beredar dan viral, sebenarnya kendaraan Yamaha Mio yang salah karena berkendara secara ugal-ugalan.
Namun bukannya meminta maaf, pengendara motor matic tersebut justru langsung marah hingga menarik baju pengendara motor KLX hingga terjatuh.
Dalam rekaman video dirinya terlihat berteriak dan memaki pengendara yang dianggap membuatnya hampir celaka. Amarahnya pun semakin tak terkendali saat warga berusaha melerai.
Upaya warga untuk menenangkan situasi justru memicu kericuhan yang lebih besar. Salah seorang warga yang berniat memisahkan kedua pengendara malah ikut menjadi sasaran amukan.
Teriakan dan kerumunan membuat suasana di sekitar perumahan menjadi gaduh. Banyak warga yang keluar rumah untuk melihat langsung kejadian yang tidak biasa ini.
Tak butuh waktu lama, petugas kepolisian datang ke lokasi setelah mendapat laporan dari masyarakat. Petugas kemudian mengamankan pelaku yang bersikap arogan itu untuk dibawa ke kantor polisi guna pemeriksaan lebih lanjut.
Namun, proses pengamanan tidak berjalan mulus, sejumlah warga yang sudah kesal atas tingkah pelaku ikut memukulnya sebelum ia dimasukkan ke mobil patroli. Video yang merekam kejadian itu pun beredar luas di media sosial.
Kapolsek setempat menyatakan pihaknya telah menangani pelaku dan sedang mendalami motif maupun kronologi kejadian. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tidak main hakim sendiri dan menyerahkan penyelesaian perkara kepada aparat penegak hukum.
“Kami berharap warga tetap tenang dan tidak melakukan tindakan kekerasan yang justru dapat memperkeruh suasana,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pelajaran penting tentang pentingnya menjaga emosi saat berkendara. Senggolan kecil di jalan seringkali bisa memicu perdebatan, bahkan pertikaian fisik, apabila tidak disikapi dengan kepala dingin.
Warga sekitar pun berharap kejadian serupa tidak terulang lagi di kawasan perumahan mereka, demi menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan. ***



