POJOKBOGOR.id - Seorang siswa SD Negeri Cibunar 04, Kecamatan Parungpanjang, Kabupaten Bogor, meninggal dunia usai tertabrak kereta api saat pulang sekolah.
Siswa SD berinisial ME (10) merupakan pelajar kelas 3 di SDN Cibunar 04, yang merupakan warga Kampung Cilangkap Pulo RT 01 RW 14, Desa Lumpang, Parungpanjang.
Peristiwa nahas tersebut terjadi saat siswa SD tersebut dalam perjalanan pulang sekolah.
Staf Pemerintah Desa Lumpang, M. Isa, membenarkan bahwa korban merupakan warganya sekaligus siswa SD negeri Cibunar 04.
Ia menjelaskan, kejadian terjadi sekitar pukul 12.00 WIB.
“Iya, korban warga kami di Desa Lumpang dan murid di SDN Cibunar 04. Kejadian musibah itu terjadi sekitar jam 12 saat korban pulang sekolah,” ujarnya, Senin 9 Februari 2026.
Pihak sekolah juga membenarkan kabar duka tersebut. Satiya, salah satu guru di SDN Cibunar 04, mengatakan informasi pertama kali diterima dari sesama guru, kemudian dipastikan langsung kepada orang tua korban.
“Kami sangat terkejut saat mendengar kabar itu, karena saat itu kegiatan belajar mengajar masih berlangsung di sekolah,” tuturnya.
Sementara itu, Kapolsek Parungpanjang Kompol Muhamad Taufik turut membenarkan adanya kecelakaan yang melibatkan seorang siswa sekolah dasar di perlintasan kereta.
Menurutnya, kejadian terjadi sekitar pukul 11.40 WIB di perlintasan kereta Kampung Cibelut, Desa Cibunar.
Saat kejadian, korban diketahui berjalan kaki hendak pulang ke rumah dan melintasi rel kereta. Korban sempat dilarikan ke RSUD, namun nyawanya tidak tertolong.
“Korban mengalami kecelakaan dan meninggal dunia. Korban berusia sekitar 10 tahun dengan status pelajar sekolah dasar,” jelasnya.
Kompol Taufik juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, terutama saat melintas di area berisiko seperti perlintasan kereta api. Saat ini, jenazah korban telah dibawa pihak keluarga untuk disemayamkan.



