POJOKBOGOR.id - Dalam rangka memeriahkan peringatan HUT ke 81 Republik Indonesia, ribuan warga Sentul City memadati Taman Budaya, Sentul City, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor untuk mengikuti Festival Kemerdekaan Indonesia.

Mengusung tema “Bersama, Kita Rayakan Kemerdekaan”, peringatan HUT ke 81 Republik Indonesia tersebut diisi dengan beragam perlombaan khas perayaan 17 Agustus. Mulai dari permainan tradisional hingga berbagai kompetisi yang melibatkan warga dari sejumlah klaster di kawasan Sentul City.

Tak hanya perlombaan, panitia juga menghadirkan berbagai doorprize serta festival jajanan yang melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) warga di sekitar Sentul City.

Direktur Operasional PT SGC Township Management, Aji Irfan Maulana, mengatakan Festival Kemerdekaan menjadi momentum untuk merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus mempererat hubungan antarwarga Sentul City.

"Acara pada hari ini adalah festival kemerdekaan. Pastinya ini untuk merayakan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, sekaligus kita mempererat silaturahmi antarwarga Sentul City," kata Aji saat ditemui di Taman Budaya, Sentul City pada Minggu (30/8/2026).

Menurutnya, kegiatan tersebut digelar dengan mengundang warga dari seluruh klaster di Sentul City untuk turut merasakan kemeriahan perayaan kemerdekaan.

"Jadi ini SGC beserta dengan Sentul City, tenant-tenant komersil, mengundang seluruh warga Sentul City untuk merayakan kemerdekaan dengan berbagai lomba. Ada doorprize juga, ada festival jajanan juga," ujarnya.

Aji menyebut terdapat sekitar 9.000 unit hunian yang dikelola di kawasan Sentul City. Namun, jumlah warga yang hadir dalam festival tersebut masih terus bertambah mengingat rangkaian acara berlangsung sejak pagi hingga malam hari.

Ia menambahkan, kemeriahan Festival Kemerdekaan akan ditutup dengan penampilan Donnie eks vokalis Ada Band.

Aji menjelaskan, kegiatan serupa rutin digelar setiap tahun sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan di kawasan Sentul City. Meski konsep utamanya tetap sama, tema dan sejumlah permainan biasanya mengalami modifikasi agar semakin menarik bagi warga.

"Untuk tema-temanya, untuk permainannya paling kita sedikit ada modifikasi. Mudah-mudahan setiap tahunnya yang datang makin banyak, antusiasmenya juga makin banyak," jelasnya.

Aji menegaskan kegiatan tersebut memiliki tujuan utama membangun harmonisasi dan kedekatan antarwarga. Menurutnya, momentum seperti ini menjadi kesempatan bagi warga dari berbagai klaster untuk saling mengenal.

'Tapi pada prinsipnya yang penting adalah menjalin harmonitas antarwarga. Jadi warga bisa kenal, antar klaster bisa saling kenal. Jadi walaupun ini sifatnya kompetisi, tapi tujuannya adalah mempererat silaturahmi," katanya.

Sementara itu, warga Klaster Pasadena, Mila Maelawati (50), menyambut positif penyelenggaraan Festival Kemerdekaan tersebut. Ia turut berpartisipasi dalam kegiatan yang melibatkan warga dari berbagai klaster di Sentul City.

"Kita mau merayakan 17 Agustus yang diadakan oleh pihak Sentul City dan SGC. Sebagai warga, saya ikut berpartisipasi," ungkap Mila.

Menurut Mila, kegiatan tahunan tersebut memberikan ruang bagi warga untuk bertemu dan bersilaturahmi. Sebab, aktivitas sehari-hari membuat warga dari satu klaster dengan klaster lainnya tidak selalu memiliki kesempatan untuk saling berinteraksi.

"Menurut saya event-event ini sangat bagus sekali karena warga seluruh Sentul City itu ikut hadir di sini. Yang tadinya kita jarang ketemu, di sini kita bisa ketemu sambil silaturahmi," ujarnya.

Menurutnya, antusiasme warga cukup tinggi. Dari Klaster Pasadena-Venesia saja, kata Mila, sekitar 667 gelang telah dibagikan kepada warga dari total sekitar 800 kepala keluarga (KK).

"Kalau dari klaster kami saja, kita dapat gelang sekitar 667 gelang. Artinya dari 800 KK kalau tidak salah di Klaster Pasadena-Venesia itu, 667-nya dapat. Kalau pun hadir seperempatnya kan sudah lumayan banyak," tuturnya.

Mila juga mengapresiasi kehadiran stan-stan UMKM yang mayoritas berasal dari warga maupun pelaku usaha di sekitar Sentul City.

"Menurut saya sangat positif. Karena pemberdayaan UMKM di sekitaran Sentul City juga. Contohnya stan-stan ini, rata-rata UMKM yang berada di wilayah Sentul dan rata-rata warga yang punya UMKM di Sentul City," pungkasnya.