POJOKBOGOR.id – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait membuka peluang menambah alokasi bantuan bedah rumah di Kabupaten Bogor untuk mempercepat penanganan sekitar 746 ribu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Kepastian penambahan bantuan akan diputuskan setelah pemerintah menyelesaikan evaluasi terhadap kesiapan Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menjalankan program tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Maruarar usai menerima kunjungan Bupati Bogor Rudy Susmanto di Jakarta, Jumat 24 Juli 2026 malam.

Baca Juga: Bupati Bogor Percepat Penanganan 6.500 RTLH, Dapat Dukungan Penuh Pemerintah Pusat

Menurutnya, Kabupaten Bogor sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, sekitar 5,76 juta jiwa, membutuhkan perhatian khusus dalam penyediaan hunian yang layak.

"Tadi backlog yang tidak punya, yang RTLH di Bogor ada 746 ribu, masih besar sekali," ujar Maruarar.

Berdasarkan hasil evaluasi sementara, Kabupaten Bogor masih menghadapi persoalan sekitar 746 ribu RTLH.

Karena itu, pemerintah pusat bersama pemerintah daerah akan memperkuat kolaborasi untuk mempercepat penanganan rumah tidak layak huni secara berkelanjutan.

Baca Juga: Diduga Lakukan Penyimpangan Pelaksanaan Tugas, Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Bogor Diperiksa Kejaksaan Agung

Maruarar mengungkapkan alokasi bantuan bedah rumah untuk Kabupaten Bogor mengalami peningkatan signifikan.

Jika pada tahun lalu hanya mencapai 1.346 unit, pada tahun ini jumlahnya meningkat menjadi sedikitnya 6.396 unit.

Menurutnya, peningkatan tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mempercepat pengurangan RTLH sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak, aman, dan sehat.

Baca Juga: Antisipasi Lonjakan Kebutuhan, Pertamina Gelontorkan Extra Dropping LPG 3 Kg di Majalengka

Ia menegaskan, pemerintah masih membuka peluang untuk menambah kuota bantuan apabila hasil evaluasi menunjukkan Kabupaten Bogor siap melaksanakan program secara tepat sasaran, cepat, dan berkualitas.

"Nanti kita pelajari kesiapannya. Kalau memang siap, kita masih ada alokasi. Minggu depan kita kasih kepastiannya," kata Maruarar yang akrab disapa Ara.

Sementara Bupati Bogor Rudy Susmanto menyambut baik peningkatan alokasi bantuan bedah rumah menjadi sedikitnya 6.396 unit.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi sejarah baru bagi Kabupaten Bogor dalam upaya mempercepat penanganan RTLH.

Baca Juga: Ketika Warga Lokal Justru Ditolak Ikut Acara Lari Para Bule di Bali, MIRIS!

Rudy menegaskan, sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Bogor merupakan kunci untuk menyelesaikan persoalan rumah tidak layak huni, mengingat besarnya jumlah penduduk dan tingginya kebutuhan akan hunian yang layak di wilayah tersebut. ***