POJOKBOGOR.id – Penemuan jenazah seorang pria dengan sejumlah luka di area persawahan Desa Sadengkolot, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor, menyisakan tanda tanya.
Jenazah pria tersebut ditemukan pada Senin sore, 21 September 2026. Kondisinya disebut terdapat bercak darah dan sejumlah luka pada tubuh sehingga memicu perhatian warga sekitar.
Di tengah proses penyelidikan, muncul informasi yang mengaitkan korban dengan perkara narkotika dan dugaan adanya penggerebekan sebelum korban ditemukan meninggal.
Namun, kepolisian sejak awal menegaskan belum dapat memastikan informasi tersebut.
Kapolsek Leuwiliang Kompol Maryanto mengatakan polisi masih mengumpulkan data dan keterangan untuk menyusun kronologi lengkap kejadian.
Baca Juga: Sempat Dikeramatkan, Misteri Mata Air Merah di Gunung Sindur Kemungkinan Akibat Kain Luntur
“Kami dari polsek lagi lakukan penyelidikan dulu, lagi mengumpulkan data dulu,” kata Kompol Maryanto, Selasa (22/9/2026).
Polisi Telusuri Luka hingga Identitas Korban
Polisi juga melakukan pengecekan tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan sejumlah pihak.
Sejumlah hal masih menjadi fokus penyelidikan, mulai dari identitas korban, luka yang ditemukan pada tubuh korban, kronologi sebelum kematian hingga penyebab korban berada di area persawahan tersebut.
“Bagaimana kronologinya, di mana saja lokasi lukanya, siapa korbannya, dan apa motifnya, belum dapat dipastikan saat ini,” ujar Maryanto, Selasa (22/9/2026).
Laporan terbaru pada Rabu, 23 September 2026 menyebut jenazah pria tersebut ditemukan dengan sejumlah luka pada tubuh.
Baca Juga: Setelah 79 Bangli Dibongkar, Rekayasa Lalu Lintas Pasar Cisarua Disiapkan
Informasi lain yang beredar juga mengaitkan korban dengan kasus narkotika. Meski demikian, rangkaian kejadian serta penyebab pasti kematian korban tetap membutuhkan hasil penyelidikan kepolisian.
Isu Penggerebekan Narkoba Jadi Sorotan
Salah satu informasi yang berkembang setelah penemuan jenazah adalah dugaan adanya kegiatan penggerebekan terkait narkotika.
Kompol Maryanto sebelumnya mengaku telah mendengar informasi tersebut. Namun, saat memberikan keterangan, polisi belum dapat mengonfirmasi hubungan antara kabar penggerebekan dengan meninggalnya korban.
“Perihal masalah dengan apa yang disampaikan di luar, ada penggerebekan itu, kita juga belum bisa memastikan,” kata Maryanto, Selasa (22/9/2026).
Pernyataan tersebut penting karena informasi mengenai latar belakang korban sempat berkembang cepat setelah video dan kabar penemuan jenazah beredar.
Status ataupun dugaan keterlibatan seseorang dalam perkara tertentu juga tidak serta-merta menjelaskan penyebab kematian. Polisi masih perlu menyusun kronologi berdasarkan pemeriksaan TKP, saksi dan bukti lain.
Kepala Desa Benarkan Penemuan Jenazah
Kepala Desa Sadengkolot Mamat Rahmat membenarkan adanya penemuan jenazah di wilayahnya.
“Iya betul, kejadiannya kemarin sore,” kata Mamat Rahmat saat dikonfirmasi Selasa (22/9/2026), merujuk pada kejadian Senin, 21 September 2026.
Data resmi Pemerintah Kabupaten Bogor mencatat Sadengkolot merupakan satu dari delapan desa yang masuk wilayah Kecamatan Leuwisadeng. Mamat Rahmat tercatat sebagai Kepala Desa Sadengkolot.
Baca Juga: UYC 2026 Kick Off di IPB University, PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas
Jenazah kemudian dievakuasi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga perkembangan terbaru, penyebab pasti kematian dan rangkaian kejadian sebelum korban ditemukan masih menjadi bagian penting yang perlu dijelaskan berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian.
Masyarakat juga diharapkan tidak langsung menyimpulkan penyebab kematian maupun menyebarkan informasi mengenai identitas dan status korban yang belum memperoleh konfirmasi resmi dari aparat.



