POJOKBOGOR.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto meninjau Command Center di Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Rabu 14 Mei 2025. Lewat Command Center juga akan membiasakan pola kerja berbasis teknologi.

Ia mengungkapkan, Command Center akan melayani setiap aduan masyarakat yang bersifat darurat terutama terkait kebencanaan.

"Jadi aduan yang masuk akan dikomunikasikan dengan beberapa SKPD terkait, seperti kejadian bencana seperti pohon tunbang, kebakaran, butuh layanan ambulans. Di sini siap 24 jam," tegas Rudy Susmanto.

Baca Juga: XLSMART Luncurkan Paket Khusus Haji 2025, Komunikasi Lancar dengan Fitur Booster Terbaru!

Rudy Susmanto mengakui, Command Center yang dimiliki Pemkab Bogor masih jauh dari sempurna. Ia pun memastikan untuk terus meningkatkan sistem yang ada.

"Tentu akan kami terus sempurnakan untuk kita melayani masyarakat secara prima," kata Rudy Susmanto.

Rudy menyebutkan, ia ingin seluruh pendataan yang dilakukan secara digital untuk mendukung wacana digitalisasi desa.

Baca Juga: Pemkot Launching Logo HJB ke 543, Tahun Ini Lebih Colorful dan Penuh Unsur Alamnya

Ia mencontohkan, seperti masalah stunting ini dilakukan menggunakan aplikasi yang dikembangkan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, bernama Bestie atau Bogor E-Summary Information Executive.

"Data stunting dalam aplikasi Bestie ini akan terus diperbarui secara berkala oleh aparatur pemerintahan di tingkat wilayah se-Kabupaten Bogor dengan melibatkan para pemangku kepentingan," ujarnya.

Ia menegaskan, digitalisasi data stunting ini juga sekaligus menerapkan kebiasaan baru bagi seluruh ASN Pemkab Bogor agar menerapkan pola kerja efektif berbasis teknologi.

Baca Juga: Sejumlah Warga Sukaraja Kecewa, Tanah Milik Pribadi Diduga Dijual Oknum ke Sumarecon Bogor

Ke depan, aplikasi Bestie juga digunakan untuk memadankan data-data organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi satu data, sesuai kebijakan Satu Data Indonesia, dengan harapan mengefektifkan upaya pembangunan Kabupaten Bogor.

"Dari satu data, kita implementasikan, karena yang paling penting itu kan merasakan manfaatnya satu data tersebut. Itu yang akan membuktikan bahwa kita menerapkan satu data," tegas Rudy. ***