BOGOR.POJOKSATU.id - Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan program mudik gratis yang disiapkan tahun ini tidak terpusat di wilayah tertentu, melainkan dibagi secara merata ke seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor.

Penegasan ini disampaikan langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto, sebagai bentuk komitmen pemerataan pelayanan kepada masyarakat.

Rudy menegaskan bahwa meskipun ada beberapa kecamatan yang dikenal memiliki jumlah perantau cukup besar, kebijakan mudik gratis tetap dirancang dengan prinsip keadilan antarwilayah.

Artinya, seluruh kecamatan akan mendapatkan kuota, bukan hanya wilayah-wilayah tertentu saja.

Menurutnya, program mudik gratis merupakan fasilitas publik yang harus dapat diakses oleh warga dari seluruh penjuru Kabupaten Bogor, baik yang tinggal di wilayah timur, barat, selatan, maupun tengah.

Oleh karena itu, pembagian kuota dilakukan secara proporsional agar tidak menimbulkan kesenjangan maupun kecemburuan sosial.

“Program ini bukan hanya untuk satu atau dua kecamatan. Kuota mudik gratis akan dibagi ke seluruh kecamatan di Kabupaten Bogor,” tegas Rudy.

Ia menjelaskan, pembagian kuota akan disesuaikan dengan jumlah warga yang mendaftar di masing-masing kecamatan.

Kecamatan dengan jumlah pendaftar lebih banyak tentu akan mendapatkan alokasi armada yang sesuai, namun tetap dalam kerangka pemerataan wilayah.

Untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan dengan baik, Pemerintah Kabupaten Bogor akan melakukan pendataan secara menyeluruh melalui aparat wilayah.

Lurah dan camat akan menjadi ujung tombak dalam menghimpun data warga yang berminat mengikuti program mudik gratis.

Pendataan ini dilakukan secara terstruktur dan terkoordinasi bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Bogor. Data yang dikumpulkan mencakup jumlah calon peserta, tujuan mudik, waktu keberangkatan, hingga kebutuhan sarana transportasi.

Rudy menekankan bahwa pendataan akan dimulai sejak awal tahun agar seluruh kecamatan memiliki waktu yang cukup untuk menginventarisasi warganya. Dengan begitu, tidak ada wilayah yang tertinggal atau kehabisan kuota akibat keterlambatan pendataan.

“Pendataan harus dari sekarang, supaya semua kecamatan kebagian dan pelaksanaannya tertib,” jelasnya.

Program mudik gratis ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat menghadapi tingginya biaya perjalanan saat musim mudik.

Selain meringankan beban ekonomi warga, program ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan lalu lintas serta meningkatkan keselamatan pemudik.

Dengan skema pembagian kuota ke seluruh kecamatan, Pemkab Bogor ingin memastikan bahwa manfaat program benar-benar dirasakan secara luas dan merata.

Pemerintah daerah berharap program mudik gratis ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga simbol kehadiran negara dalam melayani kebutuhan dasar mobilitas masyarakat Kabupaten Bogor.***