CIBINONG, POJOKBOGOR.id — Suasana Lapas Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, ramai menjelang kedatangan Komisi XIII DPR RI, Rabu (30/9/2026).

Sejumlah kendaraan terlihat berjejer, sementara awak media mulai memenuhi area sekitar lapas dengan kamera dan perlengkapan peliputan.

Rombongan Komisi XIII DPR kemudian tiba dan mulai melakukan inspeksi mendadak sekitar pukul 10.45 WIB.

Peninjauan dipimpin sejumlah pimpinan Komisi XIII, termasuk Sugiat Santoso, Dewi Asmara, dan Andreas Hugo Pareira, serta didampingi jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Baca Juga: DPR Turun ke Lapas Cibinong, 13 dari 16 Bangunan Belum Tercatat BMN Jadi Sorotan

Kunjungan tersebut bukan sekadar melihat kondisi lapas secara umum. DPR ingin mencocokkan informasi yang sebelumnya disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan kondisi yang ditemukan langsung di lapangan.

Anggota Komisi XIII DPR RI Yan Permenas Mandenas mengatakan peninjauan diperlukan karena terdapat perbedaan keterangan terkait temuan Ombudsman dan penjelasan yang muncul dalam RDP.

“Kami ingin melihat fakta-fakta di lapangan untuk mendapatkan data lebih akurat terkait dengan temuan Ombudsman,” kata Yan, Rabu (30/9/2026).

Baca Juga: Temuan Baru Ombudsman, Seludupkan dan Gunakan Handphone di Lapas Cibinong Bogor Diduga Kena Tarif Rp250 Juta

Sorotan terhadap Lapas Cibinong mencuat setelah Ombudsman RI melakukan sidak pada Rabu (23/9/2026).

Ombudsman menyatakan menemukan dugaan bangunan “klaster mewah” di kawasan lapas yang diduga dihuni warga binaan.

Di salah satu bangunan, Ombudsman menemukan fasilitas seperti ruang tamu, kamar, televisi dan kulkas. Ombudsman juga menyebut terdapat lebih dari 10 rumah di area tersebut.

Baca Juga: Mantan Warga Binaan Sebut Lapas Cibinong Bogor Banyak Pungli, Jika Tidak Bayar Bakal Dijadikan 'Tumbal'

Dalam sidak sebelumnya, Ombudsman juga menyatakan timnya sempat mengalami hambatan ketika hendak masuk ke area blok warga binaan.

Temuan tersebut kemudian berkembang menjadi perhatian publik dan mendorong pemeriksaan lebih lanjut terhadap pengelolaan Lapas Cibinong.

Komisi XIII DPR menyatakan pengecekan langsung diperlukan untuk mencocokkan data yang diterima dalam rapat dengan fakta di lapangan.

Baca Juga: 13 Rumah yang Ada di Lapas Cibinong Bogor Ternyata Belum Terdaftar Pada Sistem Negara

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad sebelumnya mengatakan pimpinan DPR telah memberikan persetujuan terhadap kunjungan tersebut.

Sidak pada Rabu ini membuat Lapas Cibinong kembali menjadi pusat perhatian.

Hasil pengecekan langsung Komisi XIII DPR akan menjadi bagian penting untuk memperjelas informasi mengenai fasilitas yang sebelumnya ditemukan Ombudsman serta kondisi sebenarnya di dalam kompleks lapas.