POJOKBOGOR.id - Motif perkelahian berujung maut di sebuah rumah kontrakan, Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, terungkap. Pelaku menghabisi nyawa korban lantaran kesal tidak dipinjami uang.

"Dari keterangan pelaku, motifnya karena mau pinjam uang tapi tidak direspon oleh korban," kata Kanit Reskrim Polsek Citeureup, Iptu Yayan Sopian, Senin (24/7).

Kata Yayan, pelaku berinisial DI itu hendak meminjam uang kepada korban, MS untuk memenuhi kebutuhannya untuk menikah.

Baca Juga: Dua Lelaki di Citeureup Saling Bunuh di Rumah Kontrakan

"Si pelaku ini juga bermasalah di tempat kerjanya. Jadi dia haru ngembaliin uang setoran toko tiga hari. Pelaku dan korban kepala toko D-Top," kata Yayan.

Karena ingin meminjam uang tapi tidak dihiraukan, sempat terjadi cekcon antara korban dan pelaku. Hingga akhirnya terjadi penganiayaan menggunakan pisau, hingga korban tewas.

"Cekcok dulu, terus pakai tangan kosong baru pakai pisau itu," jelas Yayan.

Baca Juga: Setelah Kasus Pembunuhan Noven Ngegantung 4 Tahun, Kini Polresta Bogor Kota Kantongi Sosok Pelaku

Saat ini, pelaku yang juga mengalami luka-luka dalam duel maut tersebut sudah diamankan di Polsek Citeureup, usai sempat menjalani perawatan di rumah sakit karena luka dialaminya.

"Sudah, (pelaku) sudah kita amankan sudah kita mintai keterangan," tutupnya.

Dua orang lelaki berkelahi hingga salah satunya tewas di sebuah rumah kontrakan, Desa Leuwinutug, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Minggu (23/7).

Baca Juga: Kota Bogor Kembali Raih Penghargaan Kota Layak Anak Predikat Nindya

Kapolsek Citeureup, Kompol Yufrialdi menjelaskan, perkelahian tersebut terjadi sekitar pukul 13.00 WIB, antara MS (26) dan D (21). Akibat perkelahian tersebut, MS harus meregang nyawa lantaran menderita luka pada bagian kepada dan leher. ***