POJOKBOGOR.id - Seorang santri tewas tenggelam di Sungai Cidurian, Blok Cikarang, Kampung Babakan, Desa Jasinga, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, Rabu 19 Juni 2024 siang.

Kapolsek Jasinga AKP Budi Sehabudin menjelaskan, korban bernama DA (14) dilaporkan hanyut sekitar pukul 12.00 WIB, usai keluar dari Pesantren Asaepurohim tanpa izin sekitar pukul 09.00 WIB.

Saat itu, DA bersama temannya SJS (14) melompat ke Sungai Cidurian, meski sudah dilarang oleh MH (49) yang sedang memancing di tepi sungai tersebut.

Baca Juga: Dokter Rayendra Makin Gencar dengan Dukungan PKB, Konstelasi Pilwalkot Bogor Makin Seru!

Aliran air sungai yang deras membuat DA dan SJS tenggelam. MH berhasil menyelamatkan SJS, namun DA hanyut dan tidak ditemukan saat itu.

Setelah melaporkan kejadian ini kepada Polsek Jasinga, pencarian korban segera dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari Polsek Jasinga, BPBD, warga sekitar, dan pihak pesantren.

"Akhirnya, pada pukul 13.55 WIB, jasad DA ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah langsung dibawa ke Puskesmas Jasinga untuk penanganan medis lebih lanjut," kata Budi.

Baca Juga: Dokter Rayendra Hibahkan Hewan Qurban ke PCNU, PD Muhamadiyah dan Belasan Titik se-Kota Bogor

Pihak keluarga telah menjemput jenazah DA dan menerima kejadian ini sebagai takdir. Mereka juga menolak dilakukannya otopsi dengan melampirkan surat pernyataan. ***