BOGOR, POJOKSATU.id - Kabar menggembirakan datang dari sektor pendidikan Kabupaten Bogor. Lebih dari 100 sekolah mendapat program revitalisasi melalui anggaran pemerintah pusat atau APBN tahun 2026.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas fasilitas pendidikan agar peserta didik dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan lebih aman dan nyaman.
Salah satu sekolah yang telah merasakan manfaatnya adalah SDN Cileungsi 03, yang berlokasi di kawasan Pasar Lama, Kampung Pecinan, Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor.
Sekolah tersebut kini tampil dengan kondisi bangunan yang lebih tertata setelah menjalani perbaikan sejumlah fasilitas pendidikan.
Bupati Bogor Rudy Susmanto meninjau langsung hasil revitalisasi SDN Cileungsi 03 pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat kondisi sekolah setelah mendapatkan bantuan perbaikan infrastruktur dari pemerintah pusat.
Rudy mengapresiasi dukungan Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah pusat dalam mempercepat peningkatan kualitas sarana pendidikan di Kabupaten Bogor.
Menurutnya, keberadaan fasilitas sekolah yang memadai merupakan salah satu faktor penting untuk mendukung proses pembelajaran.
Dengan kondisi ruang belajar yang lebih baik, para siswa diharapkan dapat mengikuti kegiatan pendidikan secara lebih nyaman.
Program revitalisasi sekolah yang didanai APBN 2026 tidak hanya menyasar SDN Cileungsi 03.
Lebih dari 100 satuan pendidikan di Kabupaten Bogor disebut telah mendapatkan dukungan revitalisasi dari pemerintah pusat.
Bantuan tersebut menjadi bagian dari program nasional untuk memperbaiki fasilitas sekolah yang membutuhkan penanganan.
Secara nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mencatat 35.769 satuan pendidikan telah masuk dalam program revitalisasi tahun 2026 melalui skema swakelola hingga pertengahan Oktober.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 4.374 sekolah telah menyelesaikan proses pembangunan.
Program ini mencakup rehabilitasi bangunan hingga penyediaan fasilitas penunjang pendidikan sesuai kebutuhan masing-masing sekolah.



