POJOKBOGOR.id - Akun Instagram anonim @fablo.kecil mengunggah adanya praktik gratifikasi seks dalam rotasi, mutasi dan promosi jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Postingan dalam akun Instagram anonim @fablo.kecil membuat sejumlah pejabat tinggi di Kabupaten Bogor membungkam mulut dalam menanggapi benar atau tidaknya dugaan gratifikasi seks yang diduga terjadi di Bumi Tegar Beriman.
Namun, Pj Bupati Bogor Asmawa Tosepu menyebut, dugaan gratifikasi seks ASN di lingkungan Kabupaten Bogor terjadi bukan di zamannya.
Baca Juga: Gegara Alih Kepemilikan dan Fungsi Lahan, Kesenian Angklung Gubrak Berusia 600 Tahun Terancam Punah
Hal itu ia sampaikan menjawab dugaan gratifikasi seks pejabat tinggi ASN yang ramai di Instagram anonim @fablo.kecil yang menjelaskan ada praktek jual beli jabatan dengan syarat seks.
Asmawa Tosepu mengaku, tidak tahu menahu soal kasus tersebut. Ia meminta agar memutar keterangan kepada Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bogor.
"Silahkan konfirmasi ke sana terkait mutasi silahkan konfirmasi kepada kepala BKPSDM, karena teknis mutasi diurus oleh beliau, termasuk ke Kadiskominfo yang banyak mengetahui tentang media, saya tidak bisa mengomentari," kata Asmawa.
Baca Juga: Pecandu Judi Online Sekarang Bisa Dimasukan ke Rumah Sakit Marzoeki Mahdi Bogor
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bayu Rawamanto tidak sama sekali merespon meski namanya berulang kali disebut pada postingan maupun snapgram akun anonim itu.
Bayu bahkan diduga membungkam sejumlah media untuk tidak memberitakan soal dugaan skandal ASN di Bumi Tegar Beriman itu.
Pemkab Bogor melalui Diskominfo Kabupaten Bogor diduga melakukan upaya pencarian sosok yang ada di belakang akun Instagram @fablo.kecil itu. ***



