POJOKBOGOR.id - Pemerintah Kabupaten Bogor, segera memulai tahapan pembangunan embarkasi haji dan umroh, mirip bangunan Zamzam Tower di area Masjid Nurul Waton. Proses lelang mulai pada Desember 2026.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bogor Eko Mujiarto mengatakan, bangunan tujuh lantai tersebut akan dibangun menggunakan APBD Kabupaten Bogor tahun anggaran 2027 sebesar Rp142 miliar.

Menurut Eko, proyek tersebut sebelumnya direncanakan dilaksanakan pada tahun anggaran berjalan. Namun, keterbatasan waktu pelaksanaan membuat pembangunan diundur ke tahun depan.

Baca Juga: Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sastra Winara Terima Kunjungan Ketua DPRD Kota Bandung, Perkuat Sinergi Antar Daerah

“Faktor waktu yang tidak cukup untuk membuat hotel. Karena kita proses lelang dan tahapan lainnya, waktunya tinggal sekitar enam bulan,” katanya.

Ia menjelaskan, tahapan pembangunan akan dimulai melalui proses lelang pada Desember tahun ini sehingga pekerjaan fisik dapat dimulai pada awal 2027.

“Rencananya Desember sudah mulai proses lelang, sehingga Januari sudah bisa mulai pembangunan,” ujar Eko, Rabu 24 Juni 2026.

Eko mengatakan bangunan embarkasi haji dan umrah itu dirancang dengan konsep yang disebut menyerupai Zamzam Tower di Mekkah untuk mendukung pelayanan jamaah haji dan umrah di Kabupaten Bogor.

Baca Juga: PENGUMUMAN! Komisi Ojol 8 Persen Mulai Berlaku Tanggal 1 Juli 2026

Menurut dia, penundaan pembangunan dilakukan agar proses pekerjaan dapat berlangsung lebih optimal dan tidak dilakukan secara tergesa-gesa.

“Kalau dipaksakan sekarang, khawatir tidak maksimal. Jadi kita undur tahun depan supaya waktu pengerjaannya lebih cukup,” katanya.

Masjid Raya Nurul Wathon yang menjadi lokasi pembangunan embarkasi haji tersebut dibangun di atas lahan seluas 2,6 hektare dengan anggaran Rp112 miliar dari APBD Kabupaten Bogor 2025.

Baca Juga: EDAN! Tak Ingin Diceraikan, Seorang Ibu di Cianjur Beri Izin Suami Perkosa Anaknya Sendiri

Masjid itu dilengkapi Menara Tauhid setinggi 99 meter, miniatur Ka'bah untuk manasik haji, serta sejumlah ornamen yang berkaitan dengan Ka'bah sebagai penunjang kegiatan keagamaan di kawasan Pakansari. ***