POJOKBOGOR.id - Pemerintah Kabupaten Bogor terus melakikan percepatan pembangunan Koperasi Desa/Keluarahan Merah Putih (KDKMP).

Salah satunya dengan membentuk satgas yang diketuai Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor Denny Achmad.

Satgas dipimpin oleh Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor, dengan dukungan Polres Bogor dan Kodim Bogor, serta melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Baca Juga: KRL Tujuan Tanah Abang Mengalami Gangguan, Kereta Tertahan di Stasiun Kebayoran

Efektif mulai tanggal 10 November 2025, satgas ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Bogor mendukung program nasional dan mempercepat pembangunan ekonomi berbasis masyarakat.

Bupati Bogor Rudy Susmanto menjelaskan, percepatan pembangunan koperasi ini sangat strategis.

Satgas menyosialisasikan program ke 416 desa dan 19 kelurahan di wilayah Kabupaten Bogor, sekaligus menginventarisasi aset milik daerah yang bisa dipakai sebagai basis koperasi.

Baca Juga: Polisi Beberkan Alasan Ayah Tiri Buang Jasad Alvaro Kiano Nugroho di Tenjo Kabupaten Bogor

“Satgas telah memimpin rapat mingguan untuk mengevaluasi setiap aspek pembangunan koperasi Merah Putih, mulai dari aset desa hingga pengembangan ekonomi lokal,” ujar Rudy.

Ia menjelaskan, salah satu agenda pentingnya adalah peletakan batu pertama pembangunan koperasi di Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, yang dijadwalkan pada 29 November 2025 bersama Menteri Koperasi. Disertai dengan pembangunan di beberapa titik lokasi lainnya se-Kabupaten Bogor.

“Target jangka panjang program ini yaitu, 435 koperasi Merah Putih akan dibangun di seluruh wilayah Kabupaten Bogor, mencakup 416 desa dan 19 kelurahan,” jelas Rudy.

Baca Juga: Informasi Layanan SIM Keliling di Kabupaten Bogor Hari Ini

Rudy melanjutkan, untuk mendukung itu, Satgas sedang menginventarisasi aset pemerintah daerah yang bisa dipergunakan sebagai modal koperasi, sekaligus melakukan percepatan komunikasi dan koordinasi antar instansi terkait.

“Kami berharap, ini bisa memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat pedesaan dan kelurahan, sekaligus mendukung kebijakan nasional Koperasi Merah Putih,” ujar Rudy.

Ia menambahkan, terkait pembiayaan Koperasi Merah Putih, dana akan mengalir dari pemerintah pusat dengan pemantauan ketat dari Satgas agar pembangunan berjalan lancar dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. ***