POJOKBOGOR.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto menemui warga yang melakukan demonstrasi, menuntut kejelasakan terkait janji-janji Gubernur Dedi Mulyadi, usai adanya penutupan aktivitas tambang di Kabupaten Bogor, Senin 12 Januari 2026.
Rudy menegaskan, ia akan mengkomunikasikan seluruh aspirasi masyarakat Cigudeg, Rumpin dam Parungpanjang kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
"Respon dari Gubernur juga cukup baik, karena sudah beberapa bulan belakanhan kami sudah berkomunikasi aktif, baik terkait operasional tambang di wilayah Bogor Barat," jelas Rudy.
Baca Juga: Tagih Janji KDM, Warga Rusak Kantor Kecamatan Cigudeg
Sementara terkait kompensasi yang ditunggu masyarakat, Rudy menyampaikan bahwa bantuan sebesar Rp3 juta per bulan per KK selama 3 bulan akan cair pekan depan.
"Insha Allah Rabu pekan depan cair dan disusul Kamis pekan depan. Jadi langsung dirapel pencairan dua bulan. Memang ada kendala sebelumnya, karena ada penambahan jumlah penerima bantuan dari 9.000 KK menjadi 15 ribu KK," jelas Rudy.
Rudy juga memastikan, pembangunan jalan khusus tambang akan dilakukan segera. Untuk tahun ini, Pemkab Bogor menganggarkan Rp200 miliar untuk pembebasan lahan.
Baca Juga: Wakapolri Optimistis SMA Kemala Taruna Bhayangkara Gunungsindur Beroperasi Juli 2026
"Untuk jalan khusus angkutan tambang ini, pembebasan lahannya sudah dianggarkan dalam posisi APBD Tahun Anggaran 2026. Mudah-mudahan pada saat operasionalnya siap, kita dapat langsung melakukan pembayaran untuk pembebasan lahan tersebut," tegas Rudy. ***



