POJOKBOGOR.id - Sebanyak 60 Kepala Keluarga (KK) terdiri dari 213 jiwa, harus mengungsi dari rumah mereka karena rusak akibat pergerakan tanah, yang terjadi di Desa Pabuaran, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Kamis 29 Januari 2026.
Bupati Bogor Rudy Susmanto pun datang ke lokasi bencana, Jumat 30 Januari 2026. Ia datang untuk berempati dan menyemangati para korban yang mengungsi sementara di tenda darurat, sembari memberikan sejumlah bantuan.
Rudy menegaskan, langkah pertama Pemkab Bogor adalah bagaimana agar para korban tidak lagi tinggal di tenda pengungsian, dengan memberikan uang untuk mereka menyewa atau mengontrak rumah selama 6 bulan.
Baca Juga: Petualangan Visual Tanpa Batas: Sulap Gabung Foto Jadi Cerita Perjalanan yang Bikin Iri
Rudy menjelaskan, bantuan kontrak rumah diberikan sebesar Rp750.000 per bulan selama enam bulan, sehingga setiap kepala keluarga akan menerima total Rp4.500.000. Warga dipersilakan mengontrak rumah di lingkungan sekitar, termasuk di rumah orang tua atau kerabat.
“Paling lambat malam ini atau besok, bantuan biaya kontrak rumah akan kami salurkan ke korban,” ujar Rudy.
Selain bantuan hunian sementara, Pemerintah Kabupaten Bogor juga menyalurkan bantuan kebutuhan bahan pokok kepada 60 KK terdampak.
Bantuan sembako tersebut diharapkan dapat mencukupi kebutuhan warga selama kurang lebih satu bulan dan ditargetkan tersalurkan seluruhnya paling lambat besok melalui koordinasi pemerintah desa.
"Saya mengimbau agar warga segera meninggalkan tenda pengungsian dan mencari tempat tinggal sementara yang lebih layak," kata Rudy.
Menurutnya, kondisi tenda tidak ideal, terutama saat cuaca hujan dan pada malam hari, serta berisiko bagi kesehatan anak-anak dan lansia.
Baca Juga: Sabar Ya, Perbaikan Jalan di Sejumlah Titik Kabupaten Bogor Bakal Dipercepat
“Keselamatan dan kenyamanan warga menjadi prioritas kami. Tim kesehatan juga kami siagakan untuk memastikan kondisi kesehatan masyarakat tetap terjaga,” tegasnya.
Rudy menegaskan bahwa rumah warga yang masuk kategori rusak berat, rusak sedang, maupun rusak ringan akan mendapatkan bantuan perbaikan dan pembangunan kembali dari Pemerintah Kabupaten Bogor sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Di luar bantuan awal tersebut, Pemkab Bogor juga telah menyiapkan bantuan lanjutan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendampingi masyarakat terdampak, terlebih menjelang memasuki bulan suci Ramadan.
Baca Juga: Jika Tidak Layak, Jalan Batutulis Bogor Akan Kembali Ditutup!
“Pemerintah Kabupaten Bogor hadir bersama masyarakat. Warga kami minta tidak khawatir dan tetap semangat,” pungkas Rudy. ***



