POJOKBOGOR.id – Bupati Bogor Rudy Susmanto mengajak seluruh elemen masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap anak-anak istimewa, khususnya dengan menyediakan ruang bagi mereka untuk berkumpul, berkreasi, dan mengembangkan potensi.

Menurut Rudy, anak-anak istimewa merupakan bagian dari keluarga besar Kabupaten Bogor yang memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk meraih masa depan.

Hal itu disampaikan Rudy saat nonton bareng film berjudul Istimewa, yang mengangkat kisah dan semangat anak-anak istimewa bersama sejumlah kelompok penyandang disabilitas di Cibinong City Mall (CCM), Kamis 17 September 2026.

Baca Juga: DPRD Kota Bogor Dorong Optimalisasi PAD di Perubahan APBD 2026

Kegiatan tersebut turut melibatkan Special Olympics Indonesia (SOIna), National Paralympic Committee of Indonesia (NPCI), Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), serta sejumlah kelompok lainnya.

“Kita berkesempatan mengundang anak-anak istimewa yang ada di Kabupaten Bogor. Kita hanya ingin memberikan semangat kepada mereka dan kepada orang tua yang tentunya butuh perjuangan besar membesarkan anak-anak istimewa,” ujar Rudy.

Ia menilai film tersebut membawa pesan kuat bagi masyarakat. Terlebih, proses produksinya mengambil lokasi di Kabupaten Bogor dan Kota Bogor.

Baca Juga: Rudy Susmanto Apresiasi Kebijakan Pemerintah Pusat Percepat Pengelolaan Sampah Galuga

Rudy berharap kisah yang diangkat dalam film itu dapat menjadi penyemangat bagi para orang tua agar terus mendampingi dan mendukung anak-anak mereka dalam mengembangkan kemampuan serta meraih masa depan.

“Orang tua mereka harus lebih semangat bahwa anak-anak istimewa ini punya masa depan yang jauh lebih baik,” katanya.

Rudy juga menilai anak-anak istimewa justru memberikan pelajaran penting kepada masyarakat melalui kisah yang ditampilkan dalam film tersebut. Salah satunya tentang semangat untuk tidak menyerah menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Ajarkan Perempuan dan Lansia Sulap Limbah Tekstil Jadi Produk Bernilai Ekonomi

“Mereka saja menanamkan pesan kepada kita, jangan menyerah, dan jangan pernah menyakiti orang-orang yang sudah menyakiti kita,” ungkapnya.

Dorong Gerakan Bersama

Rudy turut mengajak masyarakat memberikan dukungan terhadap film tersebut. Ia menyebut terdapat target satu juta penonton yang diharapkan dapat mendorong terwujudnya rumah-rumah istimewa bagi keluarga penyandang disabilitas di berbagai daerah di Indonesia.

“Ayo berikan dukungan bareng-bareng. Terutama saya mengajak para kepala daerah di seluruh Indonesia, gerakkan semuanya. Harus lebih dari satu juta karena film ini niatnya mulia, niatnya baik,” tuturnya.

Ia berharap keberadaan rumah-rumah istimewa tersebut nantinya dapat memberikan ruang bagi anak-anak dan keluarga penyandang disabilitas untuk berkegiatan, berinteraksi, dan mengembangkan potensi.

Baca Juga: APSAI Kota Bogor Buka 1000 Pintu untuk Anak, dari Kamar Layak hingga Beasiswa

“Supaya ada rumah-rumah istimewa bagi keluarga-keluarga kita yang istimewa yang tentunya ada dari Sabang sampai Merauke,” tambahnya.

Rudy menegaskan kepedulian terhadap anak-anak istimewa bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

Ia meminta jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemkab Bogor ikut mengambil peran dengan menyediakan ruang yang dapat dimanfaatkan anak-anak istimewa untuk berkumpul dan berkreasi.

“Tugas kita untuk ngurus mereka bareng-bareng. Tugas kita untuk berjalan lebih ringan dengan mereka bareng-bareng. Tadi pesan dari anak-anak itu, ‘Ayah, saya tidak punya teman.’ Maka, ciptakanlah rumah-rumah buat mereka agar mereka punya ruang untuk berkumpul, ruang untuk berkreasi,” jelas Rudy.

Pemkab Bogor Siapkan Fasilitas

Rudy menyebut Pemkab Bogor saat ini telah memiliki wisma disabilitas sebagai salah satu bentuk perhatian terhadap kebutuhan penyandang disabilitas.

Ke depan, fasilitas tersebut akan terus ditingkatkan agar dapat menjadi tempat yang lebih baik dan representatif bagi anak-anak istimewa.

“Mereka adalah bagian dari Kabupaten Bogor, mereka keluarga kita, mereka saudara kita. Dan tentunya inilah keistimewaan Kabupaten Bogor,” katanya.

Rudy juga mengapresiasi kemampuan anak-anak istimewa yang terlibat dalam film tersebut. Ia menilai penampilan mereka menunjukkan potensi besar yang dapat terus dikembangkan.

“Filmnya sudah sangat menginspirasi bagi kita semua. Anak-anak istimewa ini punya masa depan juga yang cerah. Bahkan acting mereka tadi jauh lebih baik daripada kita semua. Akting yang alami, akting yang menjiwai,” ungkapnya.

Untuk memperluas dukungan, Rudy menyatakan Pemkab Bogor terbuka untuk berkolaborasi dengan pemerintah daerah lain, dunia usaha, organisasi, maupun kelompok masyarakat.

“Kami Pemkab Bogor siap berkolaborasi dengan siapa pun untuk kita bangun tempat yang representatif untuk anak-anak kita semua,” pungkasnya. ***