POJOKBOGOR.id – Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bogor mengedepankan langkah pencegahan agar dampak kekeringan tidak berkembang menjadi kondisi darurat.

"Lebih baik bersiap sebelum darurat. Itulah prinsip kami dalam mengantisipasi potensi kekeringan di Kabupaten Bogor," kata Rudy.

Melalui rapat koordinasi itu, Pemkab Bogor memperkuat sinergi seluruh perangkat daerah dalam menyiapkan berbagai langkah penanganan, mulai dari distribusi air bersih, penguatan sumber-sumber air, hingga kesiapan penetapan status tanggap darurat apabila diperlukan.

Baca Juga: Sejumlah Rumah di Bogor Rusak Parah Akibat Diterjang Angin Kencang

Saat ini, distribusi air bersih telah menjangkau 20 kecamatan, 97 desa, dan 105 titik. Pemkab Bogor juga terus memperkuat upaya antisipasi untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi selama musim kemarau.

Selain memenuhi kebutuhan air bersih, langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keberlangsungan sektor pertanian dan perikanan yang menjadi penopang perekonomian masyarakat.

"Bagi kami, mencegah lebih baik daripada mengatasi. Kami hadir lebih awal dan bekerja lebih cepat untuk melindungi masyarakat Kabupaten Bogor," ujar Rudy.

Baca Juga: Kerja Nggak Seberapa, Dana Pensiun PNS Bakal Dievaluasi Ulang

Pemkab Bogor berkomitmen terus memperkuat koordinasi lintas sektor agar kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau semakin optimal, sehingga dampak kekeringan dapat diminimalkan dan pelayanan kepada masyarakat tetap terjaga. ***