POJOKBOGOR.id - Bupati Bogor Rudy Susmanto, mendatangkan Presidium Bogor Barat dan Bogor Timur, untuk menyampaikan rencana Pemkab Bogor membangun pusat perekonomian baru di dua wilayah tersebut, Senin 25 Mei 2026.

Rudy Susmanto menegaskan, pertemuan dengan Presidium Bogor Barat dan Bogor Timur, tidak lagi membahas soal kapan mereka menjadi Daerah Otonomu Baru (DOB).

"Kita tidak berbicara pemekaran wilayah. Tapi ini membahas pembangunan pusat perekonomian baru di wilayah barat dan timur," jelas Rudy Susmanto.

Baca Juga: Program Uji Emisi Gratis Pertamina di 14 SPBU Jabodetabek Disambut Antusias Warga

Menurutnya, pembangunan pusat perekonomian baru, akan menguntungkan bagi Pemkab Bogor, serta bagi dua wilayah yang akan mekar jika moratorium dicabut Presiden Prabowo Subianto.

"Saat moratorium dicabut, minimal Pemkab Bogor tidak melempar kewenangan ke pemerintah pusat atau provinsi jika Bogor Barat Timur memekarkan diri. Karena bagaimanapun dua wilayah itu masih akan menginduk ke Kabupaten Bogor sebelum resmi menjadi DOB," kata Rudy.

Dengan merencanakan pembanguan pusat perekonomian baru, Rudy berharap dapat memberi fasilitas terbaik untuk seluruh masyarakat.

Ia menjelaskan, untuk wilayah timur, Pemkab Bogor telah menyiapkan lahan, sekaligus menuntaskan pembangunan jalan mulai dari Jalan Transyogi menuju Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukamakmur, yang menjadi lokasi pusat perekonomian baru di Timur.

Baca Juga: Sempat Buat Instagram Story Akan Bunuh Diri, Pria 23 Tahun Tewas Usai Loncat dari Jembatan di Bogor

"Pembiayaan sudah disetujui oleh DPRD Kabupaten Bogor," tegas Rudy.

Sementara di Bogor Barat, Pemkab Bogor fokus pada program pemerintah pusat salah satunya pembangunan Sport Center Rancabungur, yang akan menjadi wajah Bogor Barat.

"Lalu kami akan menuntaskan beberapa ruas jalan yg ada di Malasari lalu di wilayah Rumpin dan Parungpanjang ada beberapa kita intervensi, tuntaskan di 2026," tegas Rudy. ***